dutacendikia.id, Bandar Lampung – Sebanyak 15 siswa madrasah dari berbagai jenjang di Provinsi Lampung resmi dinyatakan lolos menuju Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional Tahun 2025. Acara penyerahan penghargaan bagi para siswa berprestasi tersebut digelar dengan khidmat pada Selasa, 14 Oktober 2025 pukul 14.00 WIB di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Kanwil Kemenag, para kepala madrasah, guru pembimbing, serta seluruh siswa yang akan mewakili Lampung di tingkat nasional. Suasana berlangsung penuh semangat dan kebanggaan, menandai langkah besar madrasah Lampung menuju panggung kompetisi sains tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, H. Ahmad Rifai, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh siswa dan guru pembimbing yang telah berjuang hingga tahap nasional. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan semata hasil lomba, tetapi buah dari kesungguhan, sinergi, dan dedikasi seluruh ekosistem madrasah.
“Hari ini kita menyaksikan bukti bahwa madrasah tidak hanya mampu berdiri sejajar dengan lembaga pendidikan lainnya, tetapi juga unggul dalam mencetak generasi ilmuwan muda yang berakhlak dan berpikir kritis. Capaian ini harus menjadi energi baru bagi madrasah untuk terus tumbuh dan melahirkan prestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan kesiapan para peserta jelang kompetisi nasional mendatang. Baginya, keberhasilan sejati tidak diukur dari piala, tetapi dari karakter unggul dan keikhlasan dalam berjuang.
“Kepada para siswa yang akan bertanding di tingkat nasional, kami titipkan nama baik madrasah Lampung. Tunjukkan sikap santun, jujur, dan tekun. Kemenangan sejati bukan sekadar di podium, tetapi dalam setiap langkah yang dijalani dengan keikhlasan,” lanjutnya.
Kabid Pendidikan Madrasah juga menaruh hormat kepada para guru pembimbing yang disebutnya sebagai “mujahid ilmu di balik prestasi madrasah” — mereka yang dengan keikhlasan dan keteladanan terus menyalakan semangat belajar dan berkompetisi bagi generasi madrasah Lampung. Ia menegaskan, Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung akan terus memperkuat pembinaan akademik dan riset ilmiah bagi madrasah di seluruh kabupaten/kota.

Momen kebersamaan penuh semangat dan rasa syukur saat pembacaan serta pemberian penghargaan kepada 15 siswa madrasah berprestasi yang akan berkompetisi di ajang OMI Nasional 2025.
Sebanyak 15 siswa madrasah dari berbagai jenjang pendidikan—MIN, MTs, MA, hingga SMA mitra Kemenag—akan mewakili Provinsi Lampung dalam OMI Nasional 2025. Bidang yang diikuti meliputi Geografi, Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Ekonomi, IPA, IPS, dan IPAS.
Ajang OMI merupakan kompetisi ilmiah tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai wadah pengembangan potensi dan karakter ilmiah peserta didik madrasah di seluruh Indonesia. Melalui kompetisi ini, madrasah didorong menjadi pusat inovasi ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai spiritual dan moral.
⸻
Daftar Siswa Madrasah Lampung yang Lolos OMI Nasional 2025
1. M. Faqih Jiddan – Geografi (MAN 1 Pringsewu)
2. Achmad Fatih Juliano – Matematika (SMA Quran Darul Fattah, Bandar Lampung)
3. Humaira Salwa Iswanda Putri – Kimia (SMA S Al Kautsar)
4. Waldan Farras Qodama – Kimia (MAN Insan Cendekia Lampung Timur)
5. Burhanudin Robani – Fisika (MAN Insan Cendekia Lampung Timur)
6. Ahmad Ali Furqon – Biologi (SMA IT Baitul Muslim, Lampung Timur)
7. Raihan Rizal Haris – Geografi (MAN Insan Cendekia Lampung Timur)
8. Kayla Shoifi Khoirunnisa – Ekonomi (SMA S Al Kautsar)
9. Nakhla Hadiynata Ramadhan – IPAS (MIN 1 Metro)
10. Muazzam Zaidan Firmansyah – IPAS (MIN 1 Pesawaran)
11. Muhammad Fatih Al Faruq – Ekonomi (SD Islam Azzahra, Bandar Lampung)
12. Jusuf Mikka Andwi Dharma – IPA (SMP Al Kautsar)
13. Juan Iqbal – IPS (MTs Mathlaul Anwar Cintamulya, Lampung Selatan)
14. Jafar Siddiq Asyam – Matematika (SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro)
15. Arkan Fajar Huda – Matematika (SMP Muhammadiyah 4 Metro). (Septiano)


