dutacendikia.id, Bandar Lampung – MIN 1 Bandar Lampung memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Selasa, 25 Agustus 2026, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 H. Peringatan Maulid Nabi tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Membangun Generasi Cerdas, Inovatif, Berprestasi dan Islami.”
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bagi warga madrasah untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai keteladanan yang beliau ajarkan. Pesan tentang akhlak, kejujuran, kedisiplinan, kasih sayang, dan semangat menuntut ilmu menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter peserta didik.
Tema yang diangkat MIN 1 Bandar Lampung menempatkan keteladanan Rasulullah sebagai pijakan dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik. Nilai keislaman menjadi landasan dalam mengembangkan kecerdasan, kreativitas, inovasi, serta semangat berprestasi.
Bagi peserta didik, peringatan Maulid Nabi menjadi ruang pembelajaran untuk memahami bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari. Keteladanan tersebut dapat tercermin dalam sikap hormat kepada guru, kepedulian terhadap sesama, kedisiplinan mengikuti pembelajaran, serta kesungguhan dalam menuntut ilmu.
Kepala MIN 1 Bandar Lampung, Hizbuddin Burmelli, S.Pd., M.M., tercantum dalam materi publikasi kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Peringatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam memperkuat pendidikan yang berpijak pada nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter peserta didik.
Semangat Maulid Nabi juga menjadi pengingat bahwa prestasi dan kecerdasan perlu berjalan seiring dengan akhlak. Generasi yang dibangun melalui pendidikan madrasah diharapkan memiliki kemampuan untuk berkembang dan berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, MIN 1 Bandar Lampung terus meneguhkan peran madrasah sebagai ruang pendidikan yang membentuk karakter Qurani. Keteladanan Rasulullah SAW menjadi inspirasi untuk menumbuhkan peserta didik yang berakhlak mulia, disiplin, cerdas, inovatif, dan berprestasi. (Septiano/Humas)


