dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana Jumat pagi di MIN 9 Bandar Lampung diisi dengan pembiasaan keagamaan melalui pembacaan Asmaul Husna dan kegiatan infaq Jumat berkah, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh peserta didik kelas 1 hingga kelas 6 dengan didampingi para guru dan staf madrasah.
Pembacaan Asmaul Husna menjadi bagian dari upaya madrasah menata suasana hati peserta didik sebelum mengikuti pembelajaran. Melalui lantunan nama-nama Allah SWT, siswa diajak mengawali aktivitas dengan suasana yang tenang sekaligus membangun kebiasaan mendekatkan diri kepada Allah.
Kegiatan Jumat berkah juga diisi dengan infaq yang menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk mengenal nilai berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Pembiasaan tersebut diarahkan agar semangat memberi tumbuh melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara rutin di lingkungan madrasah.
MIN 9 Bandar Lampung menempatkan kegiatan tersebut sebagai aplikasi dan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, khususnya nilai cinta kepada sesama dan lingkungan. Nilai tersebut diperkenalkan kepada peserta didik melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari beribadah bersama hingga membiasakan diri berbagi.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., menyampaikan bahwa pembacaan Asmaul Husna menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan hati dan pikiran sebelum belajar. “Mengawali hari dengan melantunkan Asmaul Husna adalah cara terbaik menyapa Pemilik Semesta. Ketika nama-Nya kita sebut, pikiran menjadi jernih, hati menjadi tenang, dan ilmu pun lebih mudah diserap,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan keterlibatan siswa dari seluruh jenjang kelas. Pendampingan bapak dan ibu guru serta staf turut menjaga kegiatan berjalan tertib sekaligus memberi teladan kepada peserta didik dalam menjalankan pembiasaan keagamaan di madrasah.
Bagi peserta didik, Jumat berkah menjadi momentum untuk belajar bahwa kebaikan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Infaq mengajarkan kepedulian dan keikhlasan, sementara pembacaan Asmaul Husna membangun kedekatan spiritual sebagai bekal sebelum menjalani proses pembelajaran.
Pembiasaan seperti ini menjadi bagian dari ikhtiar MIN 9 Bandar Lampung dalam membentuk peserta didik yang memiliki karakter Qurani, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dari ruang madrasah, kebiasaan baik diharapkan tumbuh menjadi karakter yang terus melekat dalam diri peserta didik. (Septiano/Humas)


