dutacendikia.id Bandar Lampung,— Suasana pagi yang cerah di lapangan MIN 3 Bandar Lampung dipenuhi dengan semangat dan antusiasme para siswa kelas 1 yang mengikuti pembukaan kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Muhammad Itsnaini, S.Pd.I., M.Pd.I., tepat pukul 07.00 WIB. Senin (14/07).
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menekankan bahwa MATSAMA bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah, melainkan langkah awal dalam membentuk karakter siswa sejak dini.
“Selamat datang kepada siswa-siswi baru. Semoga kalian menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta semangat dalam menuntut ilmu di madrasah tercinta ini,” ujar beliau di hadapan seluruh peserta yang hadir dalam apel pembukaan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib, diawali dengan apel bersama yang diikuti oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Momen ini juga disertai dengan sesi perkenalan guru dan staf madrasah, sebagai bentuk awal interaksi yang hangat antara siswa baru dengan keluarga besar MIN 3 Bandar Lampung. Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat para siswa menyimak dan mulai mengenali sosok-sosok yang nantinya akan membimbing mereka dalam proses belajar.
Yang menarik, pelaksanaan MATSAMA di MIN 3 Bandar Lampung dirancang dengan pendekatan personal dan humanis. Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Bapak Aldion Primbada, saat ditemui tim media, menjelaskan bahwa hari pertama MATSAMA lebih difokuskan pada proses bonding antara siswa dan wali kelas mereka.
“Kami sengaja mengawali MATSAMA dengan perkenalan yang bersifat privat antara siswa dan wali kelas. Tujuannya agar ada kedekatan emosional sejak awal, sehingga siswa merasa nyaman, tidak canggung, dan siap beradaptasi dengan lingkungan belajar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bapak Aldion menambahkan bahwa di hari kedua, siswa akan diajak mengenal lebih jauh denah sekolah, ruang-ruang kelas, serta berbagai fasilitas yang tersedia di MIN 3 Bandar Lampung.
“Pendekatan kami bertahap. Hari pertama membangun kedekatan, hari kedua mengenal lingkungan. Materi pun disampaikan langsung oleh wali kelas, agar lebih efektif dan relasional,” tambahnya.
Dengan metode penyampaian yang lebih personal, MIN 3 Bandar Lampung menunjukkan keseriusannya dalam membangun pendidikan dasar yang berorientasi pada kenyamanan, kedekatan emosional, dan nilai-nilai keislaman. Hal ini sejalan dengan semangat madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak siswa cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter berakhlak dan penuh empati.
MATSAMA tahun ini menjadi cerminan dari visi madrasah yang modern namun tetap mengakar pada nilai-nilai luhur Islam dan kearifan lokal. Pendekatan yang dilakukan oleh MIN 3 Bandar Lampung juga mencerminkan kesadaran bahwa pendidikan yang bermakna dimulai dari rasa diterima, dihargai, dan dikenali secara utuh sebagai pribadi.
Dengan penuh optimisme, seluruh warga madrasah menyambut siswa baru sebagai bagian dari keluarga besar yang siap bertumbuh bersama. MIN 3 Bandar Lampung tidak hanya memperkenalkan sekolah, tetapi juga membuka ruang bagi setiap anak untuk merasa memiliki rumah keduanya: madrasah.


