dutacendikia.id, Bandar Lampung – Lingkungan MIN 7 Bandar Lampung dipenuhi sorak gembira dan warna-warni busana adat pada Kamis (14/08), saat seluruh warga madrasah menggelar Karnaval Keberagaman Nusantara. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan Hari Pramuka ke-64, sekaligus momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan terlibat aktif dalam karnaval ini. Masing-masing kelas menampilkan ciri khas budaya daerah dari berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Papua. Jalan utama di sekitar madrasah menjadi panggung terbuka bagi parade tarian, nyanyian daerah, dan ragam atribut budaya yang memukau. Tak hanya peserta, masyarakat sekitar pun antusias menyaksikan jalannya acara, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.

Kepala MIN 7 Bandar Lampung, M. Saleh, S.Pd.I., M.Pd.
Kepala MIN 7 Bandar Lampung, M. Saleh, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan tahunan. “Karnaval ini adalah sarana pendidikan karakter. Anak-anak belajar menghargai perbedaan, memahami kekayaan budaya, dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa peringatan Hari Pramuka memberi ruang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan sejak dini.
Selain parade budaya, guru-guru memanfaatkan momentum ini untuk mengulas kembali sejarah Hari Pramuka dan perjalanan panjang kemerdekaan Indonesia. Penyampaian materi disesuaikan dengan usia siswa agar pesan yang dibawa tidak hanya menghibur, tetapi juga membekas dalam ingatan mereka. Dengan begitu, karnaval ini menjadi kombinasi antara kegiatan rekreatif dan pembelajaran kontekstual yang efektif.
Mengakhiri kegiatan, seluruh peserta mengumandangkan pekik Salam Pramuka dan seruan “Merdeka” dengan penuh semangat. Momen ini menegaskan bahwa madrasah bukan hanya pusat pendidikan akademik, tetapi juga garda terdepan dalam melestarikan budaya, memperkuat moral, dan membentuk generasi yang siap menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.(Septiano)


