Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / MTsN 2 Pesawaran Lanjutkan Rangkaian Ajang Penelusuran Bakat dan Minat dengan Lomba Seni dan Literasi

MTsN 2 Pesawaran Lanjutkan Rangkaian Ajang Penelusuran Bakat dan Minat dengan Lomba Seni dan Literasi

Suasana panggung lomba solo song yang disambut antusias siswa dan guru.

dutacendikia.id, Pesawaran – Setelah riuh sorak dan semangat sportivitas di hari pertama, MTs Negeri 2 Pesawaran kembali menghadirkan atmosfer berbeda dalam lanjutan Ajang Penelusuran Bakat dan Minat Peserta Didik Tahun Pelajaran 2025/2026, Rabu (14/08). Kali ini, panggung dan ruang-ruang madrasah dipenuhi lantunan puisi, pidato penuh gagasan, hingga nada-nada merdu dari lomba solo song.

Berbeda dari cabang olahraga yang menonjolkan kerja sama tim, lomba di hari kedua lebih menitikberatkan pada kemampuan personal siswa untuk tampil di depan publik. Para peserta tidak hanya diuji dari sisi teknik, tetapi juga penguasaan emosi, kreativitas, dan kemampuan membangun interaksi dengan audiens.

Ibu Azizah, Humas MTs Negeri 2 Pesawaran, menegaskan bahwa madrasah ingin memberi ruang seluas-luasnya bagi semua potensi siswa.

“Anak-anak kita punya beragam kelebihan. Ajang seperti ini menjadi cermin keberanian mereka untuk menunjukkan siapa diri mereka di hadapan banyak orang,” ungkapnya.

Peserta lomba pidato memaparkan gagasan dengan ekspresi penuh keyakinan.

Lomba pidato menampilkan beragam isu yang relevan, mulai dari kepedulian lingkungan, pentingnya literasi, hingga semangat kebangsaan. Sementara itu, lomba baca puisi mengajak penonton hanyut dalam keindahan diksi dan penghayatan, sedangkan solo song menghadirkan suasana akrab yang membangkitkan semangat.

Tarisa Airia Dzie Izza Harumkan MTsN 2 Bandar Lampung, Diterima di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Kepala MTs Negeri 2 Pesawaran, Saripudin, S.Pd., mengapresiasi dedikasi panitia dan peserta. Ia menilai bahwa pengembangan bakat dan minat siswa tidak boleh berhenti pada satu bidang saja.

“Akademik itu penting, tetapi percaya diri, keterampilan berkomunikasi, dan kepekaan seni adalah bekal hidup yang tak kalah berharga,” ujarnya.

Dengan berakhirnya hari kedua, MTs Negeri 2 Pesawaran berhasil menunjukkan bahwa madrasah modern mampu menjadi pusat pembinaan karakter yang menyeluruh. Setiap kompetisi bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk generasi berintegritas, kreatif, dan siap menghadapi masa depan. (Septiano/Humas)

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement