Agama Kebijakan Nasional
Beranda / Nasional / Pelantikan Bersejarah: Gus Irfan dan Dahnil Anzar Resmi Pimpin Kementerian Haji dan Umrah RI

Pelantikan Bersejarah: Gus Irfan dan Dahnil Anzar Resmi Pimpin Kementerian Haji dan Umrah RI

dutacendikia.id, Lampung – Media dutacendikia.id menyampaikan apresiasi dan doa terbaik atas pelantikan Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Haji dan Umrah RI serta Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E. sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah RI. Keduanya resmi dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Senin (08/09) di Istana Negara Jakarta.

Pelantikan ini menjadi catatan sejarah karena berbarengan dengan transformasi Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) menjadi Kementerian Haji dan Umrah, menjadikannya kementerian ke-49 di Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Kementerian ini lahir untuk memperkuat layanan ibadah haji dan umrah secara terpadu—mulai dari persiapan, keberangkatan, pelayanan di Tanah Suci, hingga kepulangan jemaah ke tanah air.

Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, atau akrab disapa Gus Irfan, lahir di Jombang, Jawa Timur, 24 Juni 1962. Ia merupakan cucu dari KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, sekaligus putra dari tokoh NU, KH. Yusuf Hasyim. Rekam jejak akademiknya sangat kuat, dengan puncaknya gelar doktor Manajemen Pendidikan Islam dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada awal 2025. Selain sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng, Gus Irfan memiliki pengalaman panjang di ranah publik, mulai dari birokrasi pesantren, dunia usaha, hingga politik. Ia pernah menjadi anggota DPR RI, juru bicara pasangan Prabowo–Sandi pada Pilpres 2019, serta Kepala BP Haji sebelum akhirnya dipercaya menjadi Menteri Haji dan Umrah pertama dalam sejarah Indonesia.

Sementara itu, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E. lahir di Langkat, Sumatera Utara, 10 April 1982. Ia menamatkan pendidikan hingga meraih gelar doktor di bidang Ekonomi dari Universitas Diponegoro pada 2018. Sosoknya dikenal luas sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014–2018, dosen, serta aktivis sosial. Dalam pemerintahan, Dahnil sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan dan Wakil Kepala BP Haji, hingga kini mendapat amanah mendampingi Gus Irfan sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah RI.

Kementerian Haji dan Umrah RI sendiri merupakan salah satu kementerian yang unik dan prestisius di tingkat global. Dengan hadirnya kementerian ini, Indonesia menjadi negara kedua di dunia setelah Arab Saudi yang memiliki kementerian khusus mengurusi ibadah haji dan umrah. Kehadiran Gus Irfan dan Dahnil Anzar di pucuk kepemimpinan diharapkan mampu menghadirkan tata kelola ibadah haji dan umrah yang lebih profesional, transparan, serta berorientasi penuh pada kenyamanan dan kemaslahatan jemaah.

MIN 9 Bandarlampung Terima Pembinaan Kemenag, Guru Diminta Menjadi Cahaya bagi Peserta Didik

Atas momentum bersejarah ini, dutacendikia.id menyampaikan doa:

“Semoga Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim dan Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta kelapangan hati dalam menjalankan amanah besar ini. Semoga ikhtiar mereka menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang lebih baik, adil, dan maslahat bagi seluruh umat Islam Indonesia.”

Tabik puun. Wassalamu’alaikum.

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement