dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana ruang kelas VI MIN 9 Bandar Lampung tampak berbeda pada Jumat, 14 November 2025. Pada hari itu, madrasah menerima kunjungan Tim UKS Puskesmas Gedong Air untuk memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi (Kespro) dan penguatan kesehatan jiwa bagi para siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan UKS yang secara rutin dilakukan untuk memastikan tumbuh kembang peserta didik berlangsung secara sehat dan terarah.
Tim dari Puskesmas Gedong Air disambut langsung oleh Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., bersama para guru kelas VI. Setelah sesi penyambutan, tim kesehatan melanjutkan dengan pemberian materi kepada seluruh siswa yang telah memenuhi ruang kelas dengan tertib. Para petugas kesehatan terlihat menyiapkan beragam media edukasi untuk memudahkan siswa memahami perubahan fisik, emosi, dan mental yang terjadi di masa pra-remaja.

Suasana kelas saat siswa mengikuti penjelasan mengenai kesehatan reproduksi dan mental.
Selama penyuluhan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti pemaparan yang disampaikan. Petugas kesehatan menjelaskan materi dengan bahasa sederhana dan ramah usia, mulai dari pemahaman dasar tentang pubertas, kebersihan diri, hingga cara menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan belajar dan perubahan sosial yang dialami siswa. Beberapa siswa sesekali mengajukan pertanyaan, menunjukkan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, mengapresiasi dukungan Puskesmas Gedong Air yang secara konsisten bermitra dengan madrasah. Ia menegaskan bahwa edukasi kesehatan menjadi bagian penting dari pembentukan karakter dan kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. “Kami berterima kasih atas pendampingan yang diberikan. Materi seperti ini sangat dibutuhkan siswa, terutama menjelang usia remaja. Semoga pemahaman yang didapat hari ini menjadi bekal berharga bagi mereka,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, tim kesehatan juga memberikan arahan praktis mengenai pola hidup bersih, pentingnya komunikasi terbuka dengan orang tua, serta langkah-langkah menjaga kesehatan emosi. Guru-guru turut mendampingi siswa dan membantu memastikan materi dapat diterima dengan baik. Interaksi hangat antara siswa dan petugas kesehatan terlihat sepanjang kegiatan.
Kegiatan penutup diisi dengan refleksi singkat mengenai perilaku sehat yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah. Para siswa diminta untuk menjaga kebersihan diri, memahami perubahan yang terjadi pada tubuh secara positif, serta menjaga sikap saling menghargai antar teman. Madrasah menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sehat.
Melalui penyuluhan ini, MIN 9 Bandar Lampung berharap peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kesadaran diri, kemampuan menjaga kesehatan tubuh dan jiwa, serta kepercayaan diri untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Pembinaan UKS ini kembali menegaskan peran madrasah dalam membentuk karakter Qurani, berakhlak, dan berpengetahuan luas.(Septiano/Humas)


