dutacendikia.id, Bandar Lampung – MIN 4 Bandar Lampung menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan khidmat dan penuh semangat edukatif. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan madrasah ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan dewan guru sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keislaman dan karakter religius siswa sejak usia dasar.
Sejak pagi hari, suasana madrasah tampak semarak. Peserta didik duduk tertib mengenakan busana muslim, memenuhi halaman dan ruang kegiatan dengan wajah antusias. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa dan shalawat, mengiringi peringatan salah satu peristiwa agung dalam sejarah Islam yang sarat dengan pesan spiritual dan pendidikan.
Peringatan Isra Mi’raj di MIN 4 Bandar Lampung diisi dengan tausiyah inspiratif yang disampaikan secara komunikatif dan ramah anak. Melalui bahasa sederhana dan pendekatan yang hangat, materi disampaikan untuk membantu siswa memahami makna perjalanan Rasulullah SAW, khususnya tentang perintah shalat sebagai fondasi utama pembentukan disiplin dan akhlak mulia.
Tidak hanya mendengarkan, para siswa juga dilibatkan secara aktif dalam suasana yang interaktif dan menyenangkan. Beberapa siswa tampak berani tampil ke depan, berdialog, dan merespons pertanyaan seputar shalat serta adab sehari-hari. Momen ini menjadi ruang belajar yang hidup, sekaligus melatih kepercayaan diri dan keberanian peserta didik.

Kepala MIN 4 Bandar Lampung menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 4 Bandar Lampung, Ahmad Firdaus, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana strategis untuk menanamkan nilai inti pendidikan Islam. “Isra Mi’raj adalah momentum penting untuk mengajak anak-anak mencintai shalat, membiasakan disiplin waktu, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter Qurani. Sinergi antara pembelajaran di kelas dan pembiasaan nilai religius terus diupayakan secara berkelanjutan di lingkungan MIN 4 Bandar Lampung.

Suasana tausiyah interaktif yang mengajak siswa memahami makna shalat dan akhlak Rasulullah SAW.
Peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini ditutup dengan doa bersama, mencerminkan harapan agar seluruh peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang beriman, disiplin, dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan ini, MIN 4 Bandar Lampung kembali menegaskan perannya sebagai madrasah yang konsisten menghadirkan pendidikan bermakna, membumi, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi masa depan. (Septiano/Humas)


