Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / Cerita di Balik Latihan Pasukan Pengibar Bendera MIN 4 Bandar Lampung

Cerita di Balik Latihan Pasukan Pengibar Bendera MIN 4 Bandar Lampung

MIN 4 Bandar Lampung melaksanakan latihan intensif Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Setiap pagi sejak 4 Agustus 2025, halaman MIN 4 Bandar Lampung berubah menjadi arena penuh semangat. Di bawah langit pagi yang cerah, derap langkah tegas terdengar, diiringi lantunan komando yang lantang namun penuh pembinaan. Itulah momen latihan intensif Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) madrasah, yang bersiap menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Di bawah arahan Nur Muhammad Ageung Manah Al Supandi, yang akrab disapa Kak Ageung, para siswa terpilih menjalani pembinaan dengan serius. Latihan ini bukan sekadar menghafal gerakan baris-berbaris atau teknik pengibaran bendera. Bagi Kak Ageung, setiap langkah adalah latihan kedisiplinan, setiap hentakan kaki adalah wujud kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa.

“Petugas pengibar bendera bukan hanya tentang upacara, tetapi juga tentang tanggung jawab, kekompakan, dan rasa cinta tanah air yang harus ditanamkan sejak dini,” ujar Kak Ageung di sela-sela latihan.

Latihan dipimpin oleh Nur Muhammad Ageung Manah Al Supandi (Kak Ageung)

Sebanyak 13 siswa terpilih telah melalui proses seleksi internal:

  1. Muhammad Naufal Ghafiqih
  2. Muhammad Hayatun Nufus
  3. Azammy Fahrizal
  4. Dio Erlangga Pratama
  5. M. Fikih Febrian
  6. Giara Amanda Ramadhani
  7. Magvira Qisya Ardiyanti
  8. Raisya Aulia Idris
  9. Ahmad Nugraha Angkasa
  10. Dzaki Misda
  11. Habibi Al Gibran
  12. Muhammad Abdul Zaki
  13. Muhamad Danan Irawan

Selama hampir dua minggu, mereka berlatih setiap hari, mempersiapkan diri agar momen pengibaran bendera pada hari kemerdekaan berjalan sempurna.

Tarisa Airia Dzie Izza Harumkan MTsN 2 Bandar Lampung, Diterima di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Kepala MIN 4 Bandar Lampung, Bapak Firdaus, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terintegrasi di madrasah. “Melalui Paskibra, siswa belajar lebih dari sekadar keterampilan teknis. Mereka belajar arti kebersamaan, keteguhan hati, dan rasa hormat kepada simbol negara,” ungkapnya.

Bagi para siswa, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga. Tak sedikit yang awalnya merasa gugup memegang tiang bendera, kini tampil percaya diri dan penuh wibawa. Bahkan, beberapa di antara mereka mengaku termotivasi untuk terus mengembangkan sikap disiplin di luar kegiatan Paskibra.

Saat hari peringatan kemerdekaan tiba, seluruh kerja keras ini akan terbayar. Bendera merah putih akan berkibar dengan gagah di langit MIN 4 Bandar Lampung yangdisaksikan bukan hanya oleh warga madrasah, tetapi juga oleh hati setiap orang yang percaya bahwa semangat kebangsaan harus terus hidup di dada generasi muda. (Septiano)

 

Kemenag Bandar Lampung Datangi Rumah Siswa MIN 12 Korban Banjir, Beri Santunan dan Semangat

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement