dutacendikia.id, Bandar Lampung – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Bandar Lampung menjadi sasaran kunjungan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) DWP. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP, Deska Merly, pada Selasa (18/11/2025), ini difokuskan pada penguatan pendidikan karakter dengan materi inspiratif: Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Kegiatan edukatif ini melibatkan siswa-siswi kelas I, sebuah jenjang krusial untuk penanaman nilai dasar. Deska Merly Makmur, yang tampil sebagai narasumber, mengajak para peserta didik mengenal dan menginternalisasi tujuh karakter fundamental yang mencakup disiplin, kemandirian, dan etika sosial. Seluruh siswa terlibat aktif, menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyimak setiap sesi presentasi yang disajikan dengan gaya interaktif dan ramah anak.
Penanaman Nilai Qurani dan Humanis
Nuansa hangat dan akrab terasa kuat di ruang kelas. Para ibu DWP tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga berupaya menciptakan keakraban emosional dengan siswa. Momen ini menjadi representasi nyata dari peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang humanis, di mana pengembangan kecerdasan emosional dan spiritual berjalan beriringan dengan akademik. Kehadiran DWP Kemenag di madrasah ini menegaskan bahwa pembinaan karakter adalah tanggung jawab bersama antara sekolah dan komunitas.
Deska Merly menekankan pentingnya membekali anak dengan fondasi karakter yang kokoh sejak usia dini. Menurutnya, Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sangat relevan dengan nilai-nilai agama yang diajarkan di madrasah. “Kebiasaan seperti bersikap jujur, menghargai waktu, dan berempati, adalah kunci utama menuju pribadi muslim yang utuh dan berprestasi,” ujar Deska Merly, menjelaskan filosofi di balik edukasi tersebut. Ia berharap, interaksi langsung ini akan menjadi memori positif yang menggerakkan siswa untuk berakhlak mulia.
Kehangatan dan Sinergi Komunitas.
Kegiatan semakin meriah ketika para ibu DWP membagikan makanan ringan dan suvenir kecil kepada seluruh siswa kelas I yang hadir. Momen ini bukan sekadar pembagian hadiah, tetapi simbol dari kepedulian komunitas terhadap kebahagiaan anak di lingkungan belajar. Senyum ceria terpancar dari wajah siswa, mencerminkan lingkungan madrasah yang mendukung perkembangan karakter secara holistik, bebas dari tekanan, dan penuh kasih sayang.
Guru pendamping kelas menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif DWP Kemenag Kota Bandar Lampung. “Kunjungan seperti ini sangat berarti. Tidak hanya memperkaya wawasan siswa tentang karakter yang baik, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami para pendidik untuk terus berinovasi dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam kurikulum sehari-hari,” tutur salah satu guru yang hadir, menegaskan dampak positif dari sinergi ini. Ia menambahkan bahwa pendidikan di madrasah bertujuan mencetak generasi yang tidak hanya cerdas ilmu, tetapi juga unggul adab.
Mencetak Generasi Berkarakter Madrasah
Inisiatif penguatan karakter melalui edukasi Tujuh Kebiasaan Anak Hebat ini merupakan bukti komitmen MIN 9 Bandar Lampung dalam mewujudkan visi madrasah yang Maju, Bermutu, dan Mendunia.
Madrasah meyakini bahwa pondasi kebiasaan positif yang ditanamkan sejak kelas awal akan menjadi modal dasar bagi siswa untuk menghadapi tantangan masa depan. Dengan dukungan penuh dari DWP Kemenag, madrasah terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan pencetak generasi Muslim yang Qurani, berdisiplin, dan berkarakter unggul sesuai semangat. (Septiano/Humas)


