dutacendikia.id, Bandar Lampung – Semangat berprestasi kembali terpancar dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Bandar Lampung. Dua peserta didik terbaik mereka, M. Hazziq El-Fawwas dan Abyasa Putra Subowo, berhasil mengukir prestasi membanggakan dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat Kota Bandar Lampung. Hazziq meraih Juara II bidang Matematika Terintegrasi, sementara Abyasa sukses menyabet Juara I bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Terintegrasi. Dengan capaian ini, keduanya dipastikan melangkah ke tingkat provinsi, membawa nama baik madrasah sekaligus Kota Bandar Lampung.
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) sendiri merupakan agenda tahunan Kementerian Agama RI yang bertujuan mengasah kemampuan akademik peserta didik madrasah, sekaligus menanamkan semangat integrasi antara ilmu agama, sains, dan sosial. Kompetisi ini tidak sekadar lomba, tetapi juga ruang aktualisasi potensi dan pembentukan karakter. Melalui OMI, madrasah didorong untuk membuktikan diri bahwa pendidikan berbasis Islam mampu melahirkan generasi yang cerdas, inovatif, berakhlak, dan kompetitif.

M. Hazziq El-Fawwas dan Abyasa Putra Subowo, berhasil mengukir prestasi membanggakan dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat Kota Bandar Lampung.

M. Hazziq El-Fawwas dan Abyasa Putra Subowo, berhasil mengukir prestasi membanggakan dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat Kota Bandar Lampung.
Keberhasilan Hazziq dan Abyasa tentu tidak datang secara instan. Selama berminggu-minggu, keduanya mengikuti bimbingan intensif yang diberikan guru pembina MIN 5 Bandar Lampung. Hazziq dikenal sebagai sosok yang tekun dan teliti dalam berhitung, sehingga mampu menguasai soal-soal Matematika Terintegrasi dengan baik. Sementara Abyasa menonjol dalam bidang IPAS karena rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuannya mengaitkan teori dengan fenomena sehari-hari.
Para guru mengakui, dedikasi kedua siswa ini menjadi teladan bagi teman-temannya. Mereka tidak hanya menunjukkan kecerdasan akademik, tetapi juga sikap rendah hati, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi. Lingkungan madrasah yang kondusif serta dukungan keluarga membuat potensi mereka semakin terasah dan matang.
Kepala MIN 5 Bandar Lampung, Hj. Fakihah, S.Ag., M.M.Pd., menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas pencapaian siswanya. “Prestasi Hazziq dan Abyasa adalah hasil kerja keras mereka, sinergi guru, serta dukungan orang tua. Ini bukti bahwa madrasah tidak hanya mencetak anak-anak yang berakhlak mulia, tetapi juga unggul dalam akademik. Kami berharap mereka mampu memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi dan menginspirasi teman-temannya untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Keberhasilan ini menambah deretan prestasi MIN 5 Bandar Lampung dalam berbagai ajang akademik maupun non-akademik. Prestasi siswa di tingkat kota hingga provinsi mempertegas citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen pada mutu, inovasi, dan pembentukan karakter. Tidak berlebihan jika keberhasilan ini menjadi motivasi kolektif bahwa madrasah bisa sejajar, bahkan unggul, dibanding sekolah lain dalam melahirkan generasi emas bangsa.
Selain mengharumkan nama madrasah, kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa keluarga besar MIN 5 Bandar Lampung memiliki budaya literasi dan belajar yang kuat. Setiap prestasi yang diraih siswa akan menjadi energi positif bagi madrasah untuk terus berkembang, sejalan dengan visi Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia.
Dengan lolosnya Hazziq El-Fawwas dan Abyasa Putra Subowo ke tingkat provinsi, madrasah optimistis bahwa keduanya mampu bersaing dengan para peserta terbaik dari kabupaten dan kota lain. Prestasi ini diharapkan menjadi awal dari pencapaian-pencapaian yang lebih besar, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional. Lebih dari sekadar raihan medali, keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendidikan madrasah adalah investasi besar bagi bangsa: mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Septiano/Humas)


