Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / Ketika Anak Madrasah Menyentuh Masa Depan Lewat Robotik di MIN 5 Bandar Lampung

Ketika Anak Madrasah Menyentuh Masa Depan Lewat Robotik di MIN 5 Bandar Lampung

Siswa berdiskusi aktif dengan pembimbing mengenai pemrograman dan mekanisme kerja robot sederhana, sebagai bagian dari latihan problem-solving dan berpikir kritis.

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Di ruang perpustakaan yang penuh warna dan semangat belajar, suasana tampak berbeda pada Rabu siang itu. Sejumlah siswa MIN 5 Bandar Lampung berbaris rapi di meja panjang, memegang kabel, motor, dan sensor elektronik. Wajah-wajah muda itu tampak serius sekaligus antusias ketika bimbingan teknis dari Heru Fasta Wijaya dan tim pembimbing robotik madrasah dimulai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari ekstrakurikuler robotik unggulan MIN 5 Bandar Lampung yang rutin dilaksanakan setiap hari Rabu. Program tersebut dirancang untuk memperkenalkan siswa pada dunia teknologi sejak dini melalui aktivitas merakit, memprogram, dan menguji robot dengan komponen elektronik sederhana.

Siswa berdiskusi aktif dengan pembimbing mengenai pemrograman dan mekanisme kerja robot sederhana, sebagai bagian dari latihan problem-solving dan berpikir kritis.

Lebih dari sekadar aktivitas tambahan, kegiatan ini menjadi sarana membangun kreativitas, kemampuan berpikir logis, serta kerja sama tim. Di bawah arahan para pembimbing, siswa diajak memahami hubungan antara teori sains dan penerapannya dalam bentuk teknologi nyata.

“Robotik bukan hanya tentang merakit mesin, tetapi tentang bagaimana anak-anak belajar berpikir sistematis, berani bereksperimen, dan menemukan solusi atas tantangan yang mereka ciptakan sendiri,” ujar Heru Fasta Wijaya, pembimbing robotik MIN 5 Bandar Lampung.

Kepala MIN 5 Bandar Lampung, Hj. Fakihah, S.Ag., M.M.Pd., menuturkan bahwa kegiatan robotik merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk menghadirkan pendidikan Islam yang adaptif terhadap kemajuan zaman.

Tarisa Airia Dzie Izza Harumkan MTsN 2 Bandar Lampung, Diterima di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

“Kami ingin menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam penguasaan teknologi. Nilai iman dan ilmu harus berjalan seimbang,” ungkapnya.

Siswa berdiskusi aktif dengan pembimbing mengenai pemrograman dan mekanisme kerja robot sederhana, sebagai bagian dari latihan problem-solving dan berpikir kritis.

Ekskul robotik ini memiliki banyak manfaat bagi perkembangan peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk:
• Mengembangkan keterampilan kognitif dengan berpikir logis, sistematis, dan kritis;
• Menstimulasi kreativitas melalui perancangan robot yang inovatif;
• Melatih keterampilan motorik lewat aktivitas merakit dan mengontrol gerak robot;
• Membangun kerja sama tim dan menghargai pendapat orang lain dalam penyelesaian masalah teknis.

Keberhasilan ekskul ini tak hanya terlihat dari antusiasme siswa, tetapi juga dari rekam jejak prestasi madrasah. MIN 5 Bandar Lampung pernah meraih Bronze Medal (Medali Perunggu) pada ajang International Youth Robot Competition (IYRC) yang diselenggarakan oleh Woosong University, Korea, tahun 2022, serta menyabet Juara Harapan III pada Madrasah Robotic Competition (MRC) Nasional 2022 untuk kategori Robot Inovasi Madrasah Ibtidaiyah.

Dengan semangat inovasi dan dukungan penuh dari pihak madrasah, MIN 5 Bandar Lampung terus menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam mampu menjadi pusat lahirnya generasi visioner, berkarakter, dan melek teknologi. Di tangan para siswa madrasah, rangkaian kabel dan sensor bukan sekadar alat, melainkan simbol integrasi antara kecerdasan spiritual dan kecerdasan digital menuju masa depan yang berdaya saing global. (Septiano/Humas)

Kemenag Bandar Lampung Datangi Rumah Siswa MIN 12 Korban Banjir, Beri Santunan dan Semangat

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement