dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana khidmat dan penuh antusiasme mewarnai halaman MIN 12 Bandar Lampung pada hari pertama masuk sekolah di awal tahun 2026. Seluruh warga madrasah mengikuti apel perdana sebagai penanda dimulainya kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru di tahun yang baru.
Apel pagi tersebut diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik. Sejak pagi, siswa tampak berbaris rapi mengenakan seragam, sementara para guru berdiri mendampingi dengan sikap tertib, menciptakan suasana disiplin yang menjadi ciri khas madrasah.
Kepala MIN 12 Bandar Lampung, Hj. Rahmawati, S.Ag., M.M.Pd., memimpin jalannya apel hari pertama sekolah. Kehadiran kepala madrasah di barisan depan menjadi penegas komitmen pimpinan dalam mengawal awal tahun pembelajaran agar berjalan terarah, tertib, dan bernilai pendidikan.
Dalam amanatnya, Hj. Rahmawati menekankan pentingnya menjadikan tahun 2026 sebagai momentum memperkuat semangat belajar, kedisiplinan, serta sikap saling menghormati di lingkungan madrasah. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk memulai tahun baru dengan niat yang baik dan kesungguhan dalam menuntut ilmu.

Pembacaan doa yang dipimpin oleh Adi Chandra, S.Ag., berlangsung khusyuk sebagai penutup apel perdana awal tahun 2026.
Apel semakin khusyuk saat pembacaan doa yang dipimpin oleh Adi Chandra, S.Ag. Seluruh peserta apel menengadahkan tangan, memohon keberkahan dan kelancaran dalam proses pendidikan sepanjang tahun 2026. Doa tersebut menjadi pengikat spiritual, menanamkan kesadaran bahwa setiap ikhtiar pendidikan harus selalu disertai tawakal kepada Allah Swt.
Kegiatan apel hari pertama masuk sekolah ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga sarana pembinaan karakter. Nilai disiplin, kebersamaan, serta kesiapan mental peserta didik kembali diteguhkan sebelum mereka memasuki aktivitas pembelajaran di kelas.
Melalui apel pembuka tahun 2026 ini, MIN 12 Bandar Lampung menegaskan perannya sebagai madrasah yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga konsisten menanamkan nilai Qurani, akhlak mulia, dan budaya disiplin sebagai fondasi membentuk generasi yang berprestasi dan berkarakter. (Septiano/Humas)


