dutacendikia.id, Lampung-Di tengah semangat membangun generasi yang cerdas dan berakhlak, berdirilah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pesawaran, sebuah lembaga pendidikan berbasis Islam yang terus berkembang menjadi salah satu madrasah unggulan di Provinsi Lampung.
- Kepala Madrasah : JUNAIDY, S. Pd.,M. Kes.
- NPSN: 10816334
- NSM: 131.1.18.09.0001
- Akreditasi: A (BAN-SM No. 968/BAN-SM/SK/2019)

Kepala Madrasah : JUNAIDY, S. Pd.,M. Kes.
Jumlah siswa (2023/2024):
- Total: 733 siswa
- Kelas X: 227 siswa
- Kelas XI: 280 siswa
- Kelas XII: 226 siswa
Visi:
“Terwujudnya MAN 1 Pesawaran sebagai madrasah yang unggul dan Islami.”
Misi Madrasah
Misi MAN 1 Pesawaran sebagai berikut:
- Meningkatkan profesionalisme guru dan kompetensi tenaga kependidikan
- Membangun siswa yang kreatif , inovatif, kompetitif dan disiplin.
- Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan serta pelayanan administrasi yang efektif dan efisien.
- Menciptakan nuansa islami di lingkungan madrasah dan masyarakat sekitar
- Mengoptimalkan pembinaan bidang akademik dan kegiatan ekstrakurikuler
Tujuan Madrasah
Tujuan MAN 1 Pesawaran adalah
- Terwujudnya proses dan hasil pembelajaran yang optimal
- Peningkatan keimanan dan ketaqwaan serta wawasan ilmu pengetahuan peserta didik
- Menjadikan madrasah memeiliki prestasi dalam berbagai bidang
- Meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pegembagan madrasah
Strategi Untuk mencapai visi, misi dan tujuan madrasah, maka strategi yang dilakukan:
1) Membangun profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan melalui pendidikan dan pelatihan;
2) Pembudayaan islami siswa di lingkungan madrasah, keluarga dan masyarakat ;
3) Pengoptimalan tugas pokok dan fungsi guru serta semua komponen madrasah yang bernuansa islami dan berkesinambungan;
4) Melaksanakan kurikulum berbasis integrasi sain dan keagamaan;
5) Menerapkan pola managemen yang transparan dan akuntabel dengan budaya islami;
6) Menciptakan suasana kerja yang nyaman dan harmonis.
Program dan Target
Program dan Target madrasah:
1) Menyelenggarakan program pendidikan matrikulasi pada kelas X, dengan sistem pendampingan untuk memberikan dasar yang kokoh pada praktik ibadah, kemampuan dasar bahasa Arab, hafidz Al-Qur‘an pada juz 30 serta hadits pilihan tertentu;
2) Bimbingan Baca Al-Qur’an (BBQ) untuk kelas XI dan XII semester ganjil; pengoptimalan hafidz Al- Quran pada juz 30, ayat-ayat pilihan dan hadits tertentu;
3) Pesantren Ramadhan, untuk pengoptimalan praktek ibadah ;
4) Kelas Inti; memberikan penajaman kemampuan berkompetisi dan kesempatan studi lanjut;
5) Menyelenggarakan kurikulum pendidikan dengan mengintegrasikan kurikulum agama, dan keterampilan dalam kurikulum reguler (K-13);
6) Menyelenggarakan penjurusan peminatan bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Proses Pembelajaran
Proses Pembelajaran yang tedapat pada madrasah:
- Matrikulasi; Pendidikan dengan sistem klasikal untuk kemampuan bahasa Arab dan pendampingan untuk hafidz al-Qur’an dan hadits pilihan;
- Bina Baca Qura’an (BBQ); pendidikan dengan sistem pendampingan kelompok kecil pencapaian target hafidz Al-Qur’an dan hadits pilihan sampai kelas XII semester ganjil;
- Pesantren Ramadhan; Pendidikan dengan sistem tutorial dengan penekanan pada optimalisasi kemampuan ibadah praktis baik ibadah wajib maupun ibadah sunah;
- Kelas Inti;
- Kelas Workshop Keterampilan.
Target dan Kriterian Keberhasilan Proses
Indikator Keberhasilan Proses: 1) Kelas matrikulasi: siswa memiliki kemampuan dasar untuk bahasa arab dan praktik ibadah. 2) Kelas BBQ: siswa lancar membaca Al Qur’an berdasarkan kaidah baca dan hafidz juz amma. 3) Kelas Inti: 90% lulusan diterima di Perguruan Tinggi Negeri/Swasta Favorit di Indonesia; 4) Kriteria keberhasilan proses pendidikan madrasah: 90% lulusan melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan tertampung di dunia kerja; 5) Tampak dalam keseharian budaya Islami dalam kehidupan madrasah; (pergaulan, proses pendidikan dan latihan, pemberian pelayanan pada warga madrasah maupun publik).
Sejarah Singkat
MAN 1 Pesawaran telah menapaki perjalanan panjang sejak awal pendiriannya tahun 1999 sebagai MA Al-Madani. Pada tahun 2002, diusulkan untuk dijadikan MA Negeri dan pada akhir tahun 2003, keluar Surat Keputusan Menteri Agama RI (KMA) No. 558 tahun 2003 tgl. 30 Desember 2003 dan pada 1 April 2004, ditetapkan oleh Drs. Sukron, M.pd, sebagai kepala MAN Kedondong, dan diusul pengangkatan guru-guru (PNS) yang lainnya di MAN tersebut.
Awalnya berdiri di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Madani (YPI), madrasah ini hanya memiliki ±80 siswa. Namun, seiring waktu dan komitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas, MAN 1 Pesawaran tumbuh pesat. Pada tahun 2004, melalui SK Menteri Agama RI, madrasah ini berubah status menjadi Negeri. Sejak tahun ajaran 2006/2007, madrasah resmi menempati lokasi tetapnya saat ini.
Tenaga Pengajar
Total pendidik dan tenaga kependidikan: 69 orang
- PNS: 25 orang
- Honorer: 44 orang
- Kualifikasi pendidikan didominasi oleh lulusan S1 dan S2.
- 28 tenaga pengajar telah tersertifikasi.
MAN 1 Pesawaran bukan sekadar tempat menuntut ilmu. Di madrasah ini, setiap langkah siswa diarahkan untuk tumbuh sebagai pribadi yang berilmu, berakhlak, dan siap bersaing di era global, tanpa kehilangan jati diri sebagai insan yang beriman.
Dengan program unggulan yang dirancang sistematis, tenaga pendidik profesional, suasana belajar yang kondusif, serta nilai-nilai islami yang terus ditanamkan. MAN 1 Pesawaran ini telah mencetak ratusan lulusan yang sukses melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama dan terserap di dunia kerja. Semangat pembinaan yang konsisten dan sistem pendidikan yang menyeluruh menjadikan MAN 1 Pesawaran bukan hanya membentuk pelajar cerdas, tapi juga pribadi berintegritas.


