dutacendikia.id, Bandar Lampung – MIN 12 Bandar Lampung menggelar Apel Pembukaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (1/12). Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah itu diikuti seluruh peserta didik dengan suasana tertib dan penuh kekhidmatan. Apel ini sekaligus menjadi momentum penyamaan persepsi dan penguatan karakter sebelum siswa menghadapi rangkaian ujian selama beberapa hari ke depan.
Ketua pelaksana ASAS, Ibu Devi Liana, S.Pd.I., M.Pd., memberikan arahan kepada seluruh peserta didik mengenai pentingnya ketenangan dan ketelitian selama ujian. Ia mengimbau siswa untuk tidak terburu-buru dalam menyelesaikan soal dan tidak terpengaruh oleh teman yang tampak selesai lebih dahulu. “Soal dibaca dengan cermat agar kalian memahami maksudnya. Jika soalnya sudah dipahami, jawaban akan lebih mudah kalian temukan,” pesannya dalam amanat apel.
Setelah penyampaian arahan kepelaksanaan, apel dilanjutkan dengan sambutan Kepala MIN 12 Bandar Lampung, Ibu Hj. Rahmawati, S.Ag., M.M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan bahwa ASAS bukan sekadar proses evaluasi, tetapi juga latihan kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab siswa dalam belajar. Beliau berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan serta menjaga integritas selama proses berlangsung.
Sebagai tanda resmi dimulainya ASAS Semester Ganjil, Kepala Madrasah melakukan penyematan nomor ujian kepada dua perwakilan siswa, yakni Vito dan Siti. Prosesi ini disaksikan oleh para guru dan seluruh peserta apel. Penyematan tersebut menjadi simbol kesiapan madrasah dalam melaksanakan asesmen serta dorongan moral bagi siswa untuk menapaki ujian dengan percaya diri.

Kepala MIN 12 Bandar Lampung menyematkan nomor ujian kepada salah satu peserta ASAS saat apel pembukaan.
Usai apel, Kepala Madrasah bersama sejumlah guru melakukan peninjauan ke ruang kelas untuk memastikan seluruh sarana ujian siap digunakan. Suasana di dalam kelas tampak tenang; beberapa siswa memanfaatkan waktu sebelum ujian dengan membaca kembali materi, sementara guru memberi penguatan ringan agar mereka tetap fokus. Kehadiran pimpinan madrasah di ruang-ruang tersebut memberikan rasa aman dan motivasi bagi siswa.
Pelaksanaan ASAS di MIN 12 Bandar Lampung tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Melalui kegiatan ini, madrasah menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan budaya belajar yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Dengan kesiapan yang matang dan dukungan seluruh pihak, ASAS diharapkan berjalan lancar serta menjadi sarana evaluasi yang bermakna bagi perkembangan peserta didik. (Septiano/Humas)


