dutacendikia.id, Bandar Lampung – Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025 di MIN 12 Bandar Lampung berlangsung lancar pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, manajerial, serta pengembangan madrasah yang dipimpin Hj. Rahmawati, S.Ag., M.M.Pd.
PKKM tahun ini menghadirkan dua penilai dari Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, yakni Evalia Agus, M.Pd. dan Dra. Nurlaily, M.M.Pd.. Keduanya bekerja melakukan telaah dokumen, penilaian instrumen, serta berdialog dengan unsur pimpinan dan tenaga pendidik untuk melihat capaian kinerja madrasah selama satu tahun terakhir.
Dalam pemaparannya di hadapan tim penilai, Kepala MIN 12 Bandar Lampung menekankan komitmen madrasah dalam menjaga mutu layanan pendidikan. Ia menyampaikan bahwa berbagai program telah diarahkan untuk memperkuat disiplin, penguatan karakter, serta peningkatan prestasi siswa. “Kami terus berupaya menjaga ritme kerja yang profesional dan akuntabel, sehingga setiap program dapat memberikan dampak langsung bagi perkembangan madrasah,” ujarnya.
Suasana ruang evaluasi berjalan tertib dan komunikatif. Tim penilai terlihat mendalami sejumlah aspek, mulai dari pengelolaan kurikulum, supervisi guru, pembinaan kedisiplinan, hingga pengembangan lingkungan madrasah. Para guru turut hadir sebagai bagian dari proses klarifikasi dan pendukung bukti fisik PKKM, menunjukkan kolaborasi yang baik antara pimpinan dan tenaga pendidik.

Guru dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan PKKM sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu madrasah.
Salah satu penilai menyampaikan apresiasi terhadap keteraturan dokumen dan kesiapan madrasah dalam mengikuti proses PKKM. Menurutnya, kerapian administrasi dan konsistensi pelaksanaan program menjadi indikator penting dalam melihat arah kepemimpinan kepala madrasah. Penilaian ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga penguatan tata kelola agar madrasah semakin berkembang.
Menutup kegiatan, Kepala MIN 12 Bandar Lampung menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan PKKM serta dukungan seluruh warga madrasah. Ia berharap hasil penilaian dapat menjadi bahan refleksi untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan ke depan. “Madrasah harus terus tumbuh sebagai ruang belajar yang berkarakter Qurani, disiplin, dan mencetak generasi yang siap berprestasi,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya PKKM 2025 ini, MIN 12 Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk menjaga standar mutu pendidikan sekaligus memperkuat kultur kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan layanan bagi peserta didik. (Septiano/Humas)


