dutacendikia.id, Bandar Lampung –Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 196 UIN Raden Intan Lampung melaksanakan program peduli lingkungan dengan membuat 100 lubang biopori serta menanam 50 bibit pohon di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Kegiatan yang berlangsung sepanjang minggu kedua hingga ketiga pelaksanaan KKN ini mendapat dukungan dari pemerintah kelurahan, RT, hingga masyarakat setempat.
Program ini dirancang tidak hanya sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga untuk mengakselerasi tiga pilar Sustainable Development Goals (SDGs): sosial, ekonomi, dan lingkungan. Melalui pembuatan biopori, mahasiswa mendorong upaya mereduksi genangan air, memperbaiki kualitas tanah, sekaligus meningkatkan cadangan air tanah. Sedangkan penanaman bibit pohon ditujukan untuk menambah ruang terbuka hijau, menekan polusi udara, serta menjaga keseimbangan ekosistem kota.
“Pembuatan biopori ini sederhana, tapi manfaatnya luar biasa. Air hujan bisa langsung terserap ke dalam tanah, mengurangi risiko banjir, dan tanah jadi lebih subur,” ungkap salah satu mahasiswa KKN di sela kegiatan.
Selain berorientasi pada hasil fisik berupa lubang resapan dan bibit pohon yang tertanam, kegiatan ini juga menekankan aspek edukasi. Masyarakat setempat diajak terlibat langsung, belajar cara membuat biopori, hingga memahami urgensi menanam pohon sejak dini. Kolaborasi ini diharapkan menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat.
Lurah dan perangkat RT yang hadir menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa. Menurut mereka, kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana lembaga pendidikan tinggi mampu menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar terhadap persoalan lingkungan perkotaan.
Harapan besar pun disematkan pada upaya kecil yang dilakukan mahasiswa KKN ini. Meski manfaatnya mungkin tidak langsung terasa, keberadaan biopori dan pohon yang ditanam diyakini akan menjadi warisan penting bagi generasi mendatang. Kota yang lebih hijau, udara lebih bersih, serta lingkungan yang lebih sehat adalah visi jangka panjang yang ingin dicapai.
Dengan program ini, mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung tidak hanya meninggalkan jejak pengabdian, tetapi juga menegaskan peran madrasah dan perguruan tinggi Islam sebagai pusat lahirnya generasi muda yang peduli pada keberlanjutan lingkungan. (Septiano)


