dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana halaman MIN 9 Bandar Lampung pada Senin pagi dipenuhi derap langkah para siswa yang berbaris rapi mengikuti upacara bendera, Senin (15/09). Dari kelas I hingga kelas VI, seluruh peserta didik hadir dengan penuh antusias, menandai komitmen madrasah dalam menanamkan kedisiplinan dan rasa cinta tanah air.
Upacara yang digelar setiap Senin di pekan terakhir ini sudah menjadi tradisi sekolah. Selain untuk membiasakan sikap tertib, kegiatan ini juga menjadi wadah menyampaikan pesan pembinaan karakter. Kali ini, Ibu Reni Yuliani, M.Pd., bertugas sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat belajar di awal semester I Tahun Pelajaran 2025/2026. Ia mengingatkan para siswa agar tidak hanya rajin mengulang materi, tetapi juga berani berusaha maksimal dalam menghadapi setiap ujian. “Belajar itu butuh kesungguhan. Jangan cepat putus asa, teruslah berusaha,” pesannya yang disambut penuh perhatian oleh para peserta upacara.

Pembina upacara, Ibu Reni Yuliani, M.Pd., menyampaikan amanat pentingnya semangat belajar di awal semester baru.
Rangkaian kegiatan berjalan tertib. Pengibaran Sang Merah Putih yang dilakukan pasukan pengibar bendera berlangsung lancar, diikuti pembacaan Pancasila, menyanyikan Indonesia Raya, Mars Madrasah Ibtidaiyah, hingga lagu nasional. Barisan siswa terlihat serius mengikuti jalannya prosesi, sementara guru-guru mengawasi dengan penuh kesungguhan.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., menegaskan bahwa rutinitas upacara ini bukan sekadar seremonial. “Kami ingin menanamkan semangat nasionalisme sekaligus membiasakan anak-anak untuk disiplin. Ini bagian dari pendidikan karakter yang penting bagi masa depan mereka,” ungkapnya.
Dengan konsistensi kegiatan, madrasah berharap nilai-nilai yang ditanamkan lewat upacara bendera akan terus terbawa dalam keseharian siswa, baik di sekolah maupun di rumah. (Septiano/Humas)


