Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / MIN 9 Bandar Lampung Teguhkan Komitmen Anti-Bullying Dukung Program Nasional Madrasah Ramah Anak

MIN 9 Bandar Lampung Teguhkan Komitmen Anti-Bullying Dukung Program Nasional Madrasah Ramah Anak

Deklarasi Anti-Bullying Menuju Madrasah Ramah Anak di halaman madrasah

dutacendikia.id, Bandar Lampung – MIN 9 Bandar Lampung menyelenggarakan Deklarasi Anti-Bullying Menuju Madrasah Ramah Anak di halaman madrasah, Jumat (08/08). Kegiatan ini menjadi langkah nyata madrasah dalam mendukung program nasional Madrasah Ramah Anak yang digagas Kementerian Agama RI, bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Acara dipimpin langsung oleh Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., yang membacakan naskah deklarasi di hadapan seluruh guru, pegawai, dan siswa. Dalam sambutannya, Evi menegaskan bahwa menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman adalah tanggung jawab bersama.

Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., yang membacakan naskah deklarasi

“Madrasah harus menjadi tempat di mana setiap anak merasa dihargai, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Anti-bullying bukan sekadar slogan, melainkan budaya yang wajib kita tanamkan bersama,” ujarnya.

Setelah pembacaan deklarasi, seluruh guru dan siswa menandatangani spanduk komitmen serta melakukan aksi simbolik menyilangkan tangan di dada, yang melambangkan penolakan terhadap segala bentuk perundungan—baik fisik, verbal, maupun psikologis.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga madrasah. Guru menyatakan siap menjadi teladan perilaku positif, sementara para siswa merasa lebih berani untuk melapor dan melindungi teman yang menjadi korban perundungan.

Semangat Kartini Menggema di MTsN 2 Lampung Selatan Kampus Kalirejo

seluruh guru dan siswa menandatangani spanduk komitmen serta melakukan aksi simbolik

Program Madrasah Ramah Anak sendiri bertujuan memastikan satuan pendidikan bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan yang merugikan anak, sekaligus mendorong tumbuhnya karakter saling menghargai. Melalui deklarasi ini, MIN 9 Bandar Lampung memperkuat posisinya sebagai madrasah yang aktif mengadopsi kebijakan nasional tersebut dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di wilayah Lampung.

“Kami berharap deklarasi ini bukan hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi semangat yang terus hidup dalam keseharian warga madrasah. Di sini, setiap anak adalah aset berharga bangsa,” tutup Evi Linawati.

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement