dutacendikia.id, Bandar Lampung – Kegiatan penerimaan zakat fitrah dari siswa berlangsung di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Bandar Lampung. Zakat yang dibawa oleh para siswa diterima langsung oleh panitia di madrasah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang digelar selama bulan suci.
Proses penyerahan zakat dilakukan secara tertib dengan melibatkan panitia yang bertugas mencatat dan memverifikasi penerimaan dari para siswa. Dalam suasana sederhana di area madrasah, siswa satu per satu menyerahkan zakat yang kemudian didata oleh panitia sebelum disalurkan kepada pihak yang berhak menerima.
Kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan agenda madrasah lainnya. Saat ini, siswa kelas VI tengah menjalani pelaksanaan LUM, sementara sebagian siswa lainnya mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan di panggung literasi madrasah.
Di sela kegiatan pengumpulan zakat fitrah, madrasah juga menyalurkan bantuan zakat mal kepada sejumlah siswa yatim dan piatu di lingkungan MIN 5 Bandar Lampung. Bantuan tersebut berasal dari Zulkifli Hasan dan diserahkan kepada para penerima melalui perwakilan, H. Imam Asyrofi.

Panitia MIN 5 Bandar Lampung menerima zakat fitrah dari siswa yang diserahkan secara langsung di lingkungan madrasah.

Sejumlah siswa MIN 5 Bandar Lampung bersama guru dan panitia berfoto usai penyerahan bantuan zakat mal kepada siswa yatim dan piatu.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada para siswa yang telah didata sebelumnya. Momen tersebut berlangsung dengan sederhana, disaksikan oleh sejumlah guru serta siswa lain yang berada di lokasi kegiatan.
Selain kegiatan tersebut, pihak madrasah juga telah menjadwalkan agenda Ramadan berikutnya. Pada hari berikutnya akan dilaksanakan kegiatan buka puasa bersama bagi siswa kelas IV hingga kelas VI, sementara pada hari Sabtu direncanakan penyerahan zakat fitrah kepada para penerima manfaat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, madrasah berupaya menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini, sekaligus menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum pembelajaran praktik ibadah dan berbagi kepada sesama. (Septiano/Humas)


