Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / Puluhan Guru MIN 1 Bandar Lampung Mantapkan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Workshop KKM MI

Puluhan Guru MIN 1 Bandar Lampung Mantapkan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Workshop KKM MI

Para peserta workshop berfoto bersama usai kegiatan sebagai simbol komitmen memperkuat pendidikan madrasah yang humanis dan berkarakter.

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Upaya memperkuat pendidikan madrasah yang humanis dan berorientasi karakter terus digalakkan. Sebanyak 25 guru MIN 1 Bandar Lampung mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang digelar oleh KKM MI Kota Bandar Lampung, Rabu (4 Februari 2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan MIN 1 Bandar Lampung dengan suasana khidmat dan penuh semangat.

Workshop ini menjadi ruang strategis bagi para pendidik untuk memperdalam pemahaman tentang arah baru pendidikan madrasah, khususnya dalam menghidupkan nilai-nilai cinta, kepedulian, dan keteladanan dalam pembelajaran. Sejak pagi, para peserta tampak hadir dengan kesiapan penuh, mengikuti rangkaian acara yang dikemas secara sistematis dan komunikatif.

Suasana pembukaan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta se-KKM MI Kota Bandar Lampung yang diikuti guru-guru madrasah dengan penuh antusias.

Kegiatan diawali dengan sambutan perkenalan dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, H. Henry Setiawan, S.Sos.I., M.Pd., yang baru saja dilantik. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya inovasi madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak sekadar mengejar capaian akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik melalui pendekatan yang lebih membumi.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Dr. H. Erwinto, S.Ag., M.Kom.I. Ia menegaskan bahwa madrasah membutuhkan sinergi kuat dari seluruh unsur, baik internal lembaga maupun dukungan struktural Kemenag, agar peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum.

Momentum pembukaan workshop kemudian dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum. Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa kurikulum berbasis cinta bukan sekadar konsep yang ditulis dalam dokumen, melainkan harus hadir dalam praktik nyata di ruang kelas, dalam cara guru menyapa siswa, mendidik dengan sabar, dan menanamkan akhlak melalui keteladanan.

Penuh Haru, MIN 9 Bandarlampung Gelar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Siswa Kelas VI Tahun 2026

Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan penguatan materi terkait penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang disampaikan oleh narasumber dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, yakni dari unsur Katim Kurikulum, Katim Kesiswaan, serta Pengawas Madrasah Provinsi Lampung. Materi yang dibahas mencakup strategi implementasi nilai kasih sayang dalam pembelajaran, penguatan budaya sekolah, serta pembinaan karakter peserta didik melalui pendekatan yang lebih empatik dan membangun.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru mengikuti pemaparan dengan serius, mencatat poin-poin penting, dan aktif menyimak pembahasan yang relevan dengan tantangan pendidikan madrasah hari ini. Workshop ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan yang kuat bukan hanya soal capaian angka, tetapi tentang bagaimana madrasah menumbuhkan generasi yang beradab, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, MIN 1 Bandar Lampung diharapkan semakin siap menjadi bagian dari gerakan penguatan pendidikan madrasah yang lebih bermakna. Kurikulum Berbasis Cinta menjadi jalan untuk menghadirkan proses belajar yang lebih hangat, mendidik dengan hati, serta meneguhkan peran madrasah sebagai pusat pembentukan karakter Qurani, disiplin, dan prestasi yang membanggakan. (Septiano/Humas)

 

Tim Futsal MIN 2 Bandar Lampung Rebut Juara 2 Ismaria Student League Season 4

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement