Pendidikan Sekolah Umum
Beranda / Umum / Ridho dan Semangat MIN 1 Pesawaran Menggaungkan Budaya Lewat Lagu Tanoh Lado

Ridho dan Semangat MIN 1 Pesawaran Menggaungkan Budaya Lewat Lagu Tanoh Lado

Ridho, siswa kelas 5A MIN 1 Pesawaran, tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba solo song tingkat kecamatan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI.

 

dutacendikia.id, Pesawaran – Lapangan MIN 1 Pesawaran siang itu terdengar berbeda. Bukan derap langkah atau riuh permainan anak, melainkan suara seorang siswa yang melantunkan lagu daerah Lampung, Tanoh Lado. Dialah Ridho, siswa kelas 5A, yang sedang mempersiapkan diri menghadapi lomba solo song tingkat kecamatan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Dengan seragam rapi, mikrofon di tangan, dan langkah mantap tanpa alas kaki yang menggambarkan kepolosan anak seumurannya, Ridho berlatih di bawah bimbingan Ibu Yulis, guru pembimbing yang sabar mengarahkan teknik vokal dan penguasaan panggung. Di sisi lapangan, beberapa guru dan siswa duduk menyimak. Ada yang tersenyum, ada yang ikut bersenandung, ada pula yang memberi tepuk tangan di akhir lagu.

“Ia punya warna suara yang khas dan kemauan belajar yang tinggi. Setiap koreksi langsung dia perbaiki. Ini modal besar untuk tampil percaya diri di panggung nanti,” kata Ibu Yulis saat ditemui di sela latihan.

Koordinator Siswa MIN 1 Pesawaran, Pak Herman yang mewakili kepala madrasah mengungkapkan bahwa dukungan sekolah bukan semata untuk menang lomba. “Kami ingin anak-anak belajar percaya diri, disiplin, dan berani tampil. Menang itu bonus, yang utama adalah pembentukan karakter,” ujarnya.

Tarisa Airia Dzie Izza Harumkan MTsN 2 Bandar Lampung, Diterima di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Menariknya, dukungan tidak hanya datang dari kalangan guru sekolah. Teman-teman sekelas Ridho pun kerap menjadi penonton sekaligus ‘tim sorak’. Setiap kali latihan selesai, tepuk tangan riuh mereka menjadi energi tambahan. Suasana ini mencerminkan kebersamaan yang menjadi ciri khas madrasah, di mana prestasi satu siswa adalah kebanggaan seluruh keluarga besar sekolah.

Menjelang hari perlombaan, persiapan kian matang. Pihak madrasah menyiapkan seragam terbaik, pengiring musik, hingga transportasi menuju lokasi lomba. Semua dilakukan dengan penuh perhatian, seolah Ridho adalah duta resmi yang mewakili semangat dan kualitas pendidikan di MIN 1 Pesawaran.

Kisah Ridho ini menjadi potret bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pengajaran akademik, tetapi juga pengembangan potensi non-akademik siswa. Dari ruang kelas yang sederhana, lahir talenta yang siap mengharumkan nama sekolah di panggung yang lebih luas. (Septiano)

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement