dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana halaman MIN 1 Bandar Lampung tampak berbeda pada Rabu (25/2/2026). Ratusan siswa mengikuti kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H yang diisi dengan praktik langsung tata cara pengurusan jenazah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran keagamaan yang menekankan pemahaman sekaligus keterampilan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Materi praktik meliputi tahapan memandikan, mengkafani, hingga menshalatkan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. Para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib sambil memperhatikan setiap penjelasan yang disampaikan oleh pembimbing. Sesekali terlihat siswa maju untuk mencoba langsung setiap tahapan dengan bimbingan guru.

Guru memberikan penjelasan praktik memandikan jenazah menggunakan alat peraga sebagai bagian dari pembelajaran fardhu kifayah.

Siswa mempraktikkan tata cara mengkafani jenazah dengan bimbingan guru dalam kegiatan Pesantren Kilat MIN 1 Bandar Lampung.
Praktik pengurusan jenazah dipandu oleh Pak Roni bersama guru Pendidikan Agama Islam MIN 1 Bandar Lampung. Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada perlengkapan yang digunakan serta urutan tata cara pengurusan jenazah secara benar. Melalui pendekatan praktik, siswa diharapkan lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Kepala MIN 1 Bandar Lampung, Hizbuddin Burmelli, S.Pd., M.M., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pesantren kilat yang dinilai memberikan pengalaman belajar bermakna bagi siswa. Menurutnya, pembelajaran praktik seperti ini menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pesantren kilat ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana pembelajaran kehidupan yang sangat penting. Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki bekal praktik ibadah yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Semoga kegiatan ini membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka memperhatikan dengan saksama setiap tahapan praktik serta mengikuti arahan pembimbing dengan penuh kesungguhan. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini, MIN 1 Bandar Lampung berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman yang aplikatif kepada peserta didik. Pembelajaran praktik ibadah diharapkan mampu membentuk karakter religius sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga siswa dapat menjadi generasi yang berakhlak dan siap berperan di tengah masyarakat. (Septiano/Humas)


