dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana berbeda terlihat di halaman MIN 12 Bandar Lampung pada Sabtu, 22 November 2025. Sejak pagi, para siswa sudah memenuhi area madrasah untuk mengikuti latihan terpadu berbagai ekstrakurikuler, mulai dari Pramuka, hadroh, tahfidz, KSM, hingga seni tari, seni musik, dan solo song. Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang dirancang untuk memperkuat karakter, kemandirian, serta kreativitas peserta didik.
Pada sesi Pramuka, siswa tampak antusias mengikuti instruksi dari para pembina. Barisan rapi, gerakan kompak, dan suasana disiplin menjadi pemandangan yang mencolok. Sebagian siswa juga terlihat mencatat materi di buku saku, sementara guru pendamping berkeliling memberikan arahan. Latihan kali ini tidak hanya menekankan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga pembiasaan nilai tanggung jawab dan kerja sama antaranggota regu.

Siswa putri MIN 12 Bandar Lampung menampilkan gerakan Pramuka di halaman madrasah dalam sesi latihan rutin yang disaksikan seluruh peserta ekstrakurikuler.

Kelompok hadroh berlatih tabuhan dengan penuh semangat di dalam kelas, dipandu guru ekstrakurikuler yang memberikan arahan ritme dan komposisi.
Di sisi lain halaman, kelompok seni menunjukkan energi yang tidak kalah menarik. Siswa putri menampilkan latihan tari dengan gerakan yang teratur, disaksikan teman-teman mereka yang duduk di barisan penonton. Latihan seni ini menjadi wadah bagi siswa yang memiliki minat di bidang tari, musik, dan vokal untuk mengembangkan bakatnya secara lebih terarah.
Dari dalam salah satu ruang kelas, suara tabuhan hadroh terdengar ritmis. Para siswa duduk melingkar memegang alat masing-masing, dipandu guru yang memberikan contoh pukulan dan tempo. Kehadiran ekstrakurikuler hadroh ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk menanamkan kecintaan terhadap seni Islami sejak usia dini, sekaligus melatih kekompakan dalam sebuah grup musik tradisional.
Kelompok tahfidz juga melaksanakan pembinaan rutin dengan fokus pada peningkatan hafalan dan penguatan makhraj. Siswa yang tergabung dalam program ini berlatih dengan penuh kesungguhan, membaca ulang ayat-ayat yang telah dihafal sambil mendapatkan bimbingan dari guru tahfidz. Meski berada di tengah riuhnya kegiatan lain, suasana ruang tahfidz tetap tertib dan khidmat.
Melalui rangkaian kegiatan ekstrakurikuler ini, MIN 12 Bandar Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. Tidak hanya kemampuan akademik, tetapi karakter, bakat seni, kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan semangat kebersamaan turut dipupuk melalui wadah pembinaan yang terstruktur.
Sebagai penutup, kegiatan ekstrakurikuler hari ini menjadi bukti bahwa madrasah dapat menjadi ruang tumbuh yang kaya pengalaman. Dengan dukungan para guru dan pembina, MIN 12 Bandar Lampung terus berupaya membentuk peserta didik yang berakhlak Qurani, kreatif, disiplin, serta siap berprestasi di berbagai bidang. (Septiano/Humas)


