dutacendikia.id, Bandar Lampung – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui salah satu peserta didiknya, Sultan Muhammad Abizar, yang berhasil meraih juara tiga dalam Lomba FinDa’i Cilik tingkat Provinsi Lampung.
Kegiatan lomba yang digelar beberapa waktu lalu di pusat kegiatan publik kota ini diikuti oleh puluhan kontestan dari sekolah dasar dan madrasah se-Provinsi Lampung. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam seni penyampaian dakwah secara komunikatif, santun, dan mengandung nilai keagamaan. Kompetisi ini dikenal ketat dan menjadi ajang penting mengasah keterampilan retorika Islam bagi generasi muda.
Dalam penampilan yang diabadikan melalui dokumentasi lomba, Sultan tampak percaya diri dan menguasai panggung dengan matang. Rapi dalam berpakaian dan matang dalam menyampaikan materi dakwah, ia sukses memukau juri dan peserta lain sehingga berhak berdiri di podium juara tiga — sebuah capaian yang membanggakan bagi keluarga madrasah.
Kepala MIN 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih. Menurutnya, pencapaian ini mencerminkan hasil pembinaan berkualitas yang dilakukan madrasah selama ini, menggabungkan nilai spiritual, moral, dan keterampilan komunikasi islami pada peserta didik.
“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras siswa, dukungan penuh orang tua, dan pendampingan guru yang konsisten. Kami bangga melihat semangat generasi muda yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi mempunyai keberanian serta kefasihan dalam menyampaikan dakwah,” ujarnya.

Ekspresi bahagia Sultan usai menerima piagam juara di panggung kompetisi, menunjukkan kekompakan dan dukungan keluarga madrasah.
Suasana penyerahan penghargaan juga terekam dalam foto dokumentasi yang memperlihatkan Sultan menerima piagam juara disaksikan panitia serta pendukung lomba. Senyum bahagia dan semangat yang terpancar menjadi bukti nyata perjalanan panjang latihan dan persiapan yang telah dilalui.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk ikut serta dalam kegiatan kompetisi serupa maupun kegiatan keagamaan dan kepemimpinan. Pihak madrasah menegaskan komitmennya untuk terus memberi ruang bagi penguatan karakter Qur’ani dan pengembangan potensi generasi unggul yang siap bersaing. (Septiano/Humas)


