dutacendikia.id, Bandar Lampung – MIN 4 Bandar Lampung memulai pembangunan Qur’ani Center yang ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pada lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam pengembangan sarana pendidikan keagamaan yang diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi yang berkarakter Islami, berakhlak mulia, dan dekat dengan Al-Qur’an.
Prosesi berlangsung khidmat dengan diawali doa bersama yang dipimpin oleh unsur pimpinan madrasah. Sejumlah guru dan tenaga kependidikan turut hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang akan menjadi pusat pembinaan dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi peserta didik.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh hadirin memanjatkan doa agar pembangunan Qur’ani Center dapat berjalan lancar, diberikan kemudahan, serta membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan di MIN 4 Bandar Lampung. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk meningkatkan pembelajaran Al-Qur’an, pembinaan tahfiz, serta pengembangan karakter religius siswa.

Sejumlah guru dan tenaga kependidikan mengikuti doa bersama dalam rangka peletakan batu pertama Qur’ani Center MIN 4 Bandar Lampung, Rabu(17/6/2026).
Pembangunan Qur’ani Center juga menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan. Selain sebagai sarana belajar, bangunan tersebut diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas keislaman yang mendorong tumbuhnya budaya religius di lingkungan madrasah.
“Kami berharap Qur’ani Center ini menjadi investasi jangka panjang bagi pendidikan dan menjadi tempat lahirnya generasi-generasi Qurani yang membanggakan agama, bangsa, dan negara,” ungkap salah satu peserta kegiatan.
Dengan dimulainya pembangunan ini, MIN 4 Bandar Lampung terus menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan spiritual. Semangat kebersamaan yang terlihat dalam prosesi peletakan batu pertama menjadi modal penting untuk mewujudkan Qur’ani Center sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan karakter Islami di masa mendatang. (Septiano/Humas)


