dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana ramai dan haru meramaikan aula MIN 2 Bandar Lampung, Jumat kemarin. Ratusan peserta didik kelas VI yang akan menutup babak pendidikan dasar mereka berkumpul bersama keluarga, guru, dan para undangan istimewa. Acara Pelepasan Peserta Didik Kelas VI yang dirangkaikan dengan Khotmil Qur’an dan Wisuda Tahfizh Juz 28, 29, dan 30 menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang berpengetahuan luas dan terdalam pada Kitab Suci.
Kepemimpinan H. Untung Pribadi, M.Pd.I telah berhasil mengorganisir acara ini dengan rapi dan bermakna. Sejak pagi, siswa dan siswi berkumpul dengan penuh semangat. Mereka menampilkan deretan pertunjukan yang memeriahkan—mulai dari hadroh yang merdu, kirab peserta didik yang teratur, pembacaan ayat-ayat pilihan Al-Qur’an, hingga Tari Sigeh Penguten sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu undangan yang hadir. Setiap pertunjukan menampilkan dedikasi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun di sekolah.
Kegiatan berlanjut dengan momen yang paling ditunggu: pelepasan atribut siswa dan wisuda bagi mereka yang telah menyelesaikan tahfizh 30 juz Al-Qur’an. Pengalungan medali kelulusan diberikan kepada setiap peserta didik sambil diiringi doa dari guru dan orang tua. Para siswa yang meraih prestasi luar biasa juga mendapatkan penghargaan berupa uang tunai sebagai apresiasi madrasah atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini.

Dalam momen yang penuh haru, seorang peserta didik membasuh telapak kaki ibunya sebagai ungkapan rasa syukur, hormat, dan terima kasih.

Peserta didik berprestasi menerima penghargaan berupa uang tunai Rp 50.000 dari para pejabat termasuk Kepala Madrasah H. Untung Pribadi, M.Pd.I, dan tamu undangan lainnya.
Akan tetapi, momen yang paling menyentuh hati terjadi saat peserta didik membasuh telapak kaki orang tua mereka. Suara isakan dan air mata bercucuran terlihat di antara barisan ibu-ibu yang merasakan kehangatan bakti anak mereka. Momen sederhana namun bermakna itu merefleksikan nilai-nilai inti yang telah MIN 2 Bandar Lampung tanamkan: hormat kepada orang tua, syukur atas doa dan pengorbanan mereka, serta kesadaran bahwa kesuksesan adalah hasil dari dukungan keluarga yang kokoh. Itulah pendidikan Qur’ani sejati—bukan hanya hafalan, tetapi pengamalan nyata dari ajaran Islam.
Kehadiran tokoh-tokoh penting turut mewarnai kesolekan acara. Dr. H. Erwinto, S.Ag., M.Kom.I selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, H. Said Karimin, S.Ag., M.Kom.I selaku Kasi Pendidikan Madrasah Kota Bandar Lampung, para Kepala MIN se-Kota Bandar Lampung, Kepala KUA Tanjung Baru Utama, Kepala SMP Negeri 35 Bandar Lampung, Kepala SD Negeri 1 Kupang Kota Bandar Lampung, serta ratusan orang tua dan wali peserta didik hadir memberikan dukungan dan doa untuk generasi penerus bangsa ini.

Pelepasan Peserta Didik Kelas VI dan Wisuda Tahfizh, menandai momen bersejarah dalam perjalanan pendidikan mereka.
Dengan selesainya acara pelepasan ini, lebih dari 200 peserta didik kelas VI resmi meninggalkan MIN 2 Bandar Lampung dan siap melanjutkan perjalanan pendidikan mereka ke jenjang sekolah menengah. Namun, nilai-nilai yang telah mereka serap—kedisiplinan, akhlak mulia, kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan semangat belajar—akan terus membimbing langkah mereka. Sebagaimana diamanatkan dalam Kitab Suci, mereka adalah generasi harapan yang akan membawa cahaya ilmu dan iman ke masyarakat. MIN 2 Bandar Lampung memastikan bahwa setiap lulusan membawa tidak hanya ijazah, tetapi juga hati yang Qurani, jiwa yang disiplin, dan semangat yang berprestasi. (Septiano/Humas)


