dutacendikia.id, Bandar Lampung – Pembelajaran bagi murid kelas I MIN 5 Bandar Lampung berlangsung di luar ruang kelas. Selasa (18/8/2026), para peserta didik mengunjungi Taman Betung di Jalan Wan Abdurrahman, Kemiling, Bandar Lampung, untuk mengenal lingkungan dan praktik budidaya tanaman secara langsung.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti murid kelas I dengan pendampingan kepala madrasah, wali kelas, sejumlah dewan guru, serta mahasiswa PPL. Lingkungan Taman Betung yang hijau dan berada dalam suasana sejuk menjadi ruang belajar alternatif bagi peserta didik untuk mengamati objek pembelajaran secara lebih dekat.

Murid kelas I MIN 5 Bandar Lampung bersama kepala madrasah, guru, dan mahasiswa PPL berfoto bersama di depan Taman Betung, Kemiling, Bandar Lampung, Selasa (18/8/2026).
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari outing class adalah pengenalan budidaya jamur tiram. Murid diajak melihat objek edukasi secara langsung serta mengenal cara merawat hingga memanen jamur tiram. Pengalaman tersebut memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar.
Pembelajaran kemudian berlanjut dengan praktik menanam tanaman tomat. Dengan bimbingan pendamping, anak-anak terlibat langsung dalam kegiatan bercocok tanam. Aktivitas tersebut membuat proses belajar berlangsung lebih interaktif karena peserta didik tidak sekadar mengamati, tetapi juga mencoba melakukan tahapan sederhana dalam merawat tanaman.

Murid kelas I MIN 5 Bandar Lampung mengikuti praktik menanam tanaman sekaligus mengenal proses budidaya secara langsung dalam kegiatan pembelajaran di Taman Betung.
Di sela kegiatan, peserta didik juga mengamati berbagai tanaman yang tumbuh di sekitar kawasan Taman Betung. Lingkungan yang dipenuhi vegetasi hijau memberikan suasana belajar yang berbeda dari rutinitas pembelajaran di dalam kelas. Anak-anak tampak menikmati proses eksplorasi sambil mengenali lingkungan secara lebih dekat.
Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini. Melalui kegiatan sederhana seperti menanam dan mengamati tanaman, peserta didik diperkenalkan pada pentingnya merawat lingkungan serta menjaga keberadaan tumbuhan di sekitarnya.
Suasana Taman Betung yang asri dengan udara sejuk pegunungan juga mendukung kenyamanan peserta didik selama mengikuti rangkaian kegiatan. Setelah menyelesaikan aktivitas pembelajaran, anak-anak menikmati waktu makan bersama sebelum mengakhiri kunjungan.
Outing class ini menjadi bagian dari pengalaman belajar yang mempertemukan pengetahuan, praktik, dan interaksi langsung dengan alam. Bagi murid kelas I, pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta kebiasaan belajar melalui pengamatan dan pengalaman nyata. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari ikhtiar madrasah dalam membentuk generasi yang berkarakter, peduli lingkungan, dan terus tumbuh menjadi peserta didik yang berprestasi. (Septiano/Humas)


