Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / Dua ASN MIN 1 Bandar Lampung Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Kemenag Kota

Dua ASN MIN 1 Bandar Lampung Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Kemenag Kota

Screenshot

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) MIN 1 Bandar Lampung, Fathul Qorib dan Alwin, mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Senin (17/8/2026). Keduanya hadir berdasarkan surat tugas Kepala MIN 1 Bandar Lampung Nomor B-428/MI.08.01/08/2026 tertanggal 15 Agustus 2026.

Upacara berlangsung di MTsN 2 Kota Bandar Lampung dan diikuti jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, para kepala madrasah, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, serta ASN Kementerian Agama Kota Bandar Lampung. Peringatan kemerdekaan tersebut menjadi ruang bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

Fathul Qorib dan Alwin turut memeriahkan suasana peringatan dengan mengenakan pakaian adat daerah. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari semangat memperingati kemerdekaan melalui penghargaan terhadap keberagaman budaya yang menjadi salah satu kekayaan bangsa Indonesia.

Fathul Qorib mengaku antusias mendapat tugas untuk mengikuti upacara bersama jajaran Kementerian Agama Kota Bandar Lampung. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala MIN 1 Bandar Lampung yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya bersama Alwin untuk menghadiri kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala MIN 1 Bandar Lampung yang telah mengutus kami ikut upacara. Kami sangat antusias mengikuti upacara di Kementerian Agama Kota Bandar Lampung ini. Semoga acara ini dapat membangkitkan semangat patriotisme untuk bangsa dan negara,” ungkap Fathul Qorib.

Paskibra MAN 2 Bandar Lampung Tuntaskan Tugas Pengibaran Merah Putih di Kanwil Kemenag Lampung

Kepala MIN 1 Bandar Lampung, Hizbuddin Burmelli, juga menyampaikan pesan kepada ASN yang mengikuti upacara agar momentum peringatan kemerdekaan dapat diterjemahkan dalam bentuk pengabdian, khususnya melalui tugas pendidikan. Menurutnya, mencerdaskan generasi bangsa merupakan bagian penting dari semangat patriotisme di masa kini.

“Kami berpesan kepada bapak ibu yang ikut upacara di Kementerian Agama Kota Bandar Lampung agar selalu semangat mengikuti upacara HUT RI ke-81. Semangat mencerdaskan anak bangsa itu adalah bagian dari jiwa patriotisme kemerdekaan,” pesannya.

Dalam amanat yang dibacakan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Ahmad Syafiuddin, selaku pembina upacara yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, H. Erwinto, disampaikan pesan Menteri Agama RI agar seluruh jajaran Kementerian Agama terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

“Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan adalah hasil perjuangan para pahlawan bangsa yang diwariskan kepada kita untuk dijaga. Mari kita bekerja dengan kesungguhan, melayani dengan tulus, merawat kerukunan, menguasai teknologi tanpa kehilangan etika, serta jadikan agama sebagai sumber kedamaian, persatuan, dan kemajuan bangsa,” demikian bagian amanat yang disampaikan dalam upacara.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa makna kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Bagi insan Kementerian Agama dan madrasah, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kerja yang sungguh-sungguh, pelayanan yang baik, pemeliharaan kerukunan, serta komitmen dalam mendidik generasi penerus bangsa.

MIN 2 Bandar Lampung Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Semangat Nasionalisme Menggema

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kementerian Agama Kota Bandar Lampung berlangsung dengan tertib hingga selesai. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus penanda kebersamaan seluruh peserta dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Bagi MIN 1 Bandar Lampung, keterlibatan ASN dalam peringatan kemerdekaan menjadi bagian dari pembentukan budaya kerja yang berlandaskan semangat pengabdian. Nilai patriotisme di lingkungan madrasah tidak semata ditunjukkan melalui penghormatan terhadap simbol negara, tetapi juga melalui ketekunan dalam mendidik, membimbing, dan menyiapkan generasi yang berkarakter, berakhlak, serta memiliki semangat untuk berprestasi dan memberikan manfaat bagi bangsa. (Septiano/Humas)

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement