dutacendikia.id, Bandar Lampung – Persiapan menghadapi penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) Zona Integritas menjadi perhatian MAN 1 Bandar Lampung. Keseriusan itu dibahas dalam briefing Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang berlangsung di ruang guru, Selasa (18/8/2026), dengan diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana serius namun tetap hangat. Para GTK menyimak arahan yang diberikan sebagai bagian dari penyamaan langkah menghadapi tahapan penilaian sekaligus menjaga kualitas pelayanan yang telah dibangun madrasah.
Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas harus dijaga melalui komitmen bersama, terutama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Berbagai upaya pelayanan yang telah dilakukan madrasah dinilai sebagai capaian positif yang perlu dipertahankan secara konsisten.
“Meskipun belum sampai pada penilaian TPN, kita sudah lulus penilaian internal Kementerian Agama. MAN 1 Bandar Lampung menjadi satu-satunya madrasah di Lampung yang lolos penilaian internal tersebut. Ini merupakan capaian yang harus kita pertahankan,” ujar Lukman.
Ia juga mengingatkan GTK agar terus menjaga kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Konsistensi tersebut, menurutnya, perlu terlihat dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari, termasuk melalui pemanfaatan MAN Digital Classroom (MDC) sebagai ruang dokumentasi sekaligus etalase profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran.
“Bapak dan Ibu dapat memanfaatkan MDC sebagai etalase dalam melaksanakan tugas sebagai guru,” katanya.
Pembahasan kemudian mengarah pada penguatan bidang akademik. MAN 1 Bandar Lampung memiliki kelas unggulan dan peserta didik dengan kemampuan akademik yang tinggi sehingga pola pembinaan perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta didik serta regulasi yang berlaku. Penguatan pembinaan diharapkan semakin membuka ruang bagi siswa untuk berkembang dan meraih prestasi dalam berbagai kompetisi akademik dan olimpiade.
Madrasah juga akan mencanangkan kelas internasional sebagai salah satu bentuk fasilitasi bagi peserta didik yang memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas layanan akademik sekaligus memberikan pilihan pengembangan kompetensi sesuai potensi dan arah pendidikan peserta didik.
Sementara itu, Wakamad Bidang Kurikulum menyampaikan sejumlah agenda akademik yang akan segera dilaksanakan. Peserta didik kelas XII dijadwalkan mengikuti bimbingan belajar sebagai persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Program kelas olimpiade juga akan terus berjalan sebagai wadah pengembangan kemampuan akademik dan persiapan menghadapi kompetisi.
Briefing GTK tersebut menjadi ruang untuk menyatukan komitmen seluruh unsur madrasah. Penguatan Zona Integritas, peningkatan mutu pelayanan, kedisiplinan, serta pembinaan akademik ditempatkan dalam satu arah yang sama, yakni membangun madrasah yang profesional dan mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Dengan semangat kebersamaan itu, MAN 1 Bandar Lampung terus meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan integritas, kedisiplinan, serta prestasi. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik yang berkarakter Qurani, berdaya saing, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (Septiano/Humas)


