dutacendikia.id, Lampung Selatan – Turunnya hujan menjadi momentum bagi keluarga besar MTsN 1 Lampung Selatan untuk menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT. Seluruh warga madrasah mengikuti sujud syukur dan doa bersama di Masjid MTsN 1 Lampung Selatan, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar setelah hujan kembali membasahi sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Selatan. Suasana khidmat terlihat ketika para siswa bersama warga madrasah melaksanakan sujud syukur secara berjamaah sebagai bentuk ungkapan syukur atas rahmat dan karunia Allah SWT.
Pelaksanaan kegiatan juga menjadi tindak lanjut atas Surat Himbauan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan Nomor B-937/Kk.08.01.4/PP.00.4/09/2026 tertanggal 21 September 2026. Surat tersebut mengimbau satuan pendidikan madrasah, mulai dari RA, MI, MTs, MA, hingga Pondok Pesantren di wilayah Kabupaten Lampung Selatan yang telah diguyur hujan untuk melaksanakan sujud syukur di satuan kerja masing-masing.
Bagi MTsN 1 Lampung Selatan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran nilai keagamaan yang diterapkan melalui pengalaman langsung. Para siswa diajak memahami bahwa hujan merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang patut disyukuri sekaligus menjadi pengingat untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Sang Pencipta.
Doa bersama kemudian dipanjatkan agar hujan yang turun membawa keberkahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan. Warga madrasah juga memohon keselamatan dan perlindungan dari berbagai musibah maupun bencana alam yang dapat terjadi.
Kepala MTsN 1 Lampung Selatan, Rahmi Zulyana, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah menanamkan karakter dan spiritualitas kepada para siswa.
“Kegiatan sujud syukur dan doa bersama ini adalah wujud nyata penanaman nilai-nilai karakter dan spiritualitas kepada para siswa. Sesuai dengan arahan Kemenag Lampung Selatan, kita mendidik anak-anak untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT, khususnya rahmat hujan yang sangat kita butuhkan,” ungkapnya.
Rahmi berharap hujan yang turun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Lampung Selatan. Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk terus memanjatkan doa agar wilayah tersebut senantiasa diberikan keamanan, kesehatan, serta dijauhkan dari berbagai bentuk musibah dan bencana.
Melalui sujud syukur dan doa bersama, MTsN 1 Lampung Selatan menjadikan momentum turunnya hujan sebagai pembelajaran sederhana namun bermakna bagi para siswa. Nilai syukur, kepedulian terhadap lingkungan, serta ketakwaan diharapkan terus tumbuh dalam keseharian sehingga pendidikan di madrasah tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlak. (Septiano/Humas)


