Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / KKG MIN 1 Bandar Lampung Bahas Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta dan AI dalam Pembelajaran

KKG MIN 1 Bandar Lampung Bahas Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta dan AI dalam Pembelajaran

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Kelompok Kerja Guru (KKG) MIN 1 Bandar Lampung mengangkat integrasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran madrasah. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya guru mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai pendidikan dan pembentukan karakter.

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan dalam cara guru merancang dan menyampaikan materi pembelajaran. Kehadiran AI membuka peluang bagi pendidik untuk menghadirkan metode belajar yang lebih kreatif, variatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Melalui kegiatan KKG, guru MIN 1 Bandar Lampung didorong untuk memahami pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendukung pembelajaran. AI dapat membantu memperkaya sumber belajar dan mengembangkan ide pembelajaran, dengan tetap menempatkan guru sebagai pendamping utama dalam proses pendidikan.

Di sisi lain, Kurikulum Berbasis Cinta menjadi landasan dalam membangun hubungan pendidikan yang humanis. Nilai cinta, kepedulian, penghargaan terhadap sesama, serta keteladanan diharapkan hadir dalam keseharian pembelajaran, sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga tumbuh dengan akhlak dan karakter yang baik.

Integrasi KBC dan AI menghadirkan perspektif bahwa kemajuan teknologi perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai kemanusiaan. Pembelajaran yang inovatif bukan semata-mata ditentukan oleh kecanggihan perangkat yang digunakan, melainkan juga oleh kemampuan guru menghadirkan suasana belajar yang bermakna dan mendorong perkembangan peserta didik secara utuh.

MIN 5 Bandar Lampung Perkuat Tata Kelola Madrasah melalui Rapat Evaluasi dan Workshop MAGIS

Melalui penguatan kapasitas guru dalam kegiatan KKG, MIN 1 Bandar Lampung berupaya membangun pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri pendidikan madrasah. Teknologi ditempatkan sebagai alat untuk mendukung proses belajar, sedangkan cinta dan keteladanan menjadi fondasi dalam membimbing peserta didik.

Pada akhirnya, pendidikan yang bermutu tidak hanya diukur dari kecakapan akademik dan penguasaan teknologi, tetapi juga dari karakter yang tumbuh dalam diri peserta didik. Dengan memadukan inovasi pembelajaran dan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta, MIN 1 Bandar Lampung terus menguatkan komitmennya mencetak generasi yang cerdas, inovatif, berprestasi, dan islami. (Septiano/Humas)

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement