dutacendikia.id, Bandar Lampung – Kegiatan outing class kembali digelar MIN 5 Bandar Lampung sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori dengan praktik. Pada Selasa, 9 Desember 2025, peserta didik kelas II mengikuti kunjungan edukatif ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung serta wisata religi ke Masjid Al-Bakrie.
Rombongan berangkat dari madrasah pukul 07.30 WIB bersama Kepala Madrasah, wali kelas II, dan guru pendamping. Setibanya di BPOM, anak-anak disambut oleh staf instansi tersebut yang mewakili pimpinan. Suasana antusias langsung terlihat ketika para peserta didik diarahkan memasuki aula utama untuk mengikuti sesi pengenalan tentang makanan sehat.

Siswa kelas II mengikuti pembukaan kegiatan di aula, sebelum menerima materi edukasi tentang makanan sehat dari staf BPOM Bandar Lampung.
Dalam pemaparan materi, petugas BPOM memberikan penjelasan mengenai ciri-ciri pangan aman dikonsumsi, bahaya bahan tambahan berbahaya, serta pentingnya kebiasaan memilih makanan bergizi. Penjelasan tersebut diperkaya dengan penayangan video edukasi yang membuat anak-anak lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.
Sebagai bentuk apresiasi dan sinergi kelembagaan, MIN 5 Bandar Lampung menyerahkan plakat kepada BPOM. Sebaliknya, pihak BPOM juga memberikan cinderamata kepada madrasah. Setelah sesi materi, peserta didik diajak berkeliling laboratorium untuk melihat langsung proses pemeriksaan makanan dan obat-obatan. Momen ini menjadi pengalaman langka yang memberi wawasan penting bagi anak-anak sejak usia dini.

Anak-anak menikmati sesi wisata religi dengan berkeliling Masjid Al-Bakrie untuk mengenal arsitektur dan lingkungan rumah ibadah.
Agenda outing dilanjutkan dengan kunjungan religi ke Masjid Al-Bakrie Lampung. Sesampainya di lokasi, peserta didik diarahkan untuk berwudhu dan melaksanakan salat Dhuha berjamaah. Setelah itu, para guru memandu anak-anak berkeliling area masjid, memperkenalkan arsitektur, fungsi ruang, serta mengajak mereka mengenal lebih dekat rumah ibadah yang menjadi salah satu ikon keislaman di Kota Bandar Lampung.
Kepala Madrasah menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dioptimalkan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman. Selain memperkuat pengetahuan akademik, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat, kedisiplinan ibadah, dan rasa syukur dalam diri peserta didik.
Program outing class ini rencananya berlanjut untuk peserta didik kelas III pada 10 Desember, serta kelas IV dan V pada tanggal 11 dan 12 Desember 2025. Madrasah berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memperkaya pengalaman belajar seluruh peserta didik.
Melalui kegiatan ini, MIN 5 Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam membentuk peserta didik yang sehat, religius, dan berkarakter unggul—selaras dengan nilai-nilai pendidikan madrasah. (Septiano/Humas)


