dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bandar Lampung tampak semarak pada Sabtu, 10 Desember 2026. Sejak pagi hari, peserta didik mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan secara terjadwal sebagai bagian dari pembinaan minat, bakat, dan karakter siswa di lingkungan madrasah.
Beragam kegiatan digelar secara paralel, di antaranya Pramuka, tahfidz, tilawah, Kelompok Sains Madrasah (KSM), hadroh, solo song, seni tari, serta cabang olahraga atletik dan futsal. Seluruh kegiatan berlangsung dengan pendampingan guru dan pembina sesuai bidangnya, menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan di luar kelas.
Kegiatan Pramuka menjadi salah satu yang paling menonjol, dilaksanakan di halaman madrasah. Para siswa mengenakan seragam lengkap dan mengikuti latihan baris-berbaris serta pembinaan kedisiplinan dengan tertib. Interaksi antara pembina dan peserta didik berlangsung dinamis, mencerminkan proses penanaman nilai tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama sejak dini.

Siswa MIN 12 Bandar Lampung berlatih hadroh di ruang kelas sebagai wadah pengembangan bakat seni religi.
Di ruang-ruang kelas, nuansa religius dan seni berpadu harmonis. Sejumlah siswa mengikuti pembinaan tahfidz dan tilawah Al-Qur’an dengan penuh kesungguhan, sementara kelompok hadroh tampak berlatih irama rebana secara teratur. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan karakter spiritual sekaligus pengembangan seni Islami yang menjadi ciri khas madrasah.
Sementara itu, siswa yang memiliki minat di bidang seni pertunjukan dan olahraga tampak antusias mengikuti latihan seni tari, solo song, serta aktivitas atletik dan futsal. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dilatih untuk percaya diri, sportif, serta mampu mengekspresikan potensi diri secara positif dan terarah.

Barisan Pramuka MIN 12 Bandar Lampung mencerminkan kekompakan dan semangat kebersamaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Kepala MIN 12 Bandar Lampung, Hj. Rahmawati, S.Ag., M.M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ekstrakurikuler merupakan bagian integral dari proses pendidikan di madrasah. Menurutnya, madrasah tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian peserta didik secara menyeluruh.
“Melalui kegiatan ekstrakurikuler, anak-anak belajar disiplin, bekerja sama, mencintai Al-Qur’an, serta mengembangkan bakat yang mereka miliki. Ini adalah ikhtiar madrasah dalam menyiapkan generasi yang berkarakter, berakhlak, dan berprestasi,” ungkapnya.
Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler ini menegaskan komitmen MIN 12 Bandar Lampung dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara akademik, spiritual, seni, dan olahraga. Madrasah terus berupaya menjadi ruang tumbuh yang aman dan inspiratif bagi peserta didik untuk berkembang menjadi generasi Qurani yang tangguh dan berdaya saing.(Septiano/Humas)


