Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / MIN 12 Bandar Lampung Perkuat Karakter Disiplin dan Anti-Bullying Lewat Upacara Bendera

MIN 12 Bandar Lampung Perkuat Karakter Disiplin dan Anti-Bullying Lewat Upacara Bendera

Petugas upacara dari peserta didik MIN 12 Bandar Lampung melaksanakan pengibaran bendera dengan penuh khidmat dalam upacara bendera, Senin (12/1/2026).

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Pelaksanaan upacara bendera kembali digelar di halaman MIN 12 Bandar Lampung, Senin (12/1/2026). Kegiatan rutin yang diikuti seluruh peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan ini berlangsung tertib dan khidmat, dengan suasana pagi yang sejuk dan penuh konsentrasi. Upacara menjadi ruang pembelajaran nyata bagi siswa untuk mempraktikkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta sikap hormat terhadap simbol negara.

Prosesi pengibaran Sang Merah Putih dipimpin oleh petugas upacara dari peserta didik, yang menjalankan tugas dengan formasi rapi dan gerakan terukur. Barisan siswa tampak mengikuti jalannya upacara dengan sikap sempurna, mencerminkan pembiasaan kedisiplinan yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah. Di sisi lain, guru dan tenaga kependidikan turut memberikan teladan dengan berdiri tertib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pembina upacara, Wanda Kurniawan, S.Pd., menyampaikan pesan kedisiplinan dan budaya anti-bullying kepada seluruh peserta upacara.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wanda Kurniawan, S.Pd., menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan madrasah, serta sikap saling menghargai antarsesama. Dalam amanatnya, ia mengingatkan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh warga madrasah, bebas dari segala bentuk perundungan.

Pesan tersebut sejalan dengan komitmen MIN 12 Bandar Lampung dalam membangun budaya anti-bullying. Hal ini tampak dari berbagai media edukasi yang terpasang di lingkungan madrasah, yang mengajak siswa untuk menjadikan teman sebagai kawan, bukan lawan. Nilai kepedulian sosial dan empati terus diperkuat sebagai bagian dari pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari.

Kepala MIN 12 Bandar Lampung, Hj. Rahmawati, S.Ag., M.M.Pd., menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan sarana pembentukan karakter peserta didik. “Melalui upacara bendera, anak-anak belajar disiplin, menghargai waktu, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Di saat yang sama, madrasah juga menanamkan nilai akhlak dan kepedulian agar tercipta lingkungan belajar yang sehat dan bermartabat,” ujarnya.

Tarisa Airia Dzie Izza Harumkan MTsN 2 Bandar Lampung, Diterima di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan karakter di madrasah harus berjalan seiring antara pembiasaan, keteladanan, dan penguatan nilai-nilai keislaman. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.

Kepala MIN 12 Bandar Lampung, Hj. Rahmawati, S.Ag., M.M.Pd., menegaskan pentingnya upacara bendera sebagai sarana pembentukan karakter dan cinta tanah air.

Upacara bendera di MIN 12 Bandar Lampung pun ditutup dengan doa bersama, sebagai ikhtiar spiritual agar seluruh warga madrasah senantiasa diberi kekuatan dalam menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan. Kegiatan ini menjadi refleksi bahwa madrasah terus berkomitmen mencetak generasi Qurani yang disiplin, berkarakter, serta mampu tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang aman dan berprestasi.(Septiano/Humas)

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement