dutacendikia.id, Lampung Selatan— Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, MTsN 1 Lampung Selatan turut ambil bagian dalam peluncuran program “Lampung Selatan Bertadarus: Gerakan 5.000 Kali Khatam Al-Qur’an” yang digagas Pemerintah Daerah bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Senin (23/2/2026).
Peluncuran yang digelar di Aula Kantor Kemenag Lampung Selatan berlangsung dalam suasana khidmat. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemda, jajaran pegawai Kemenag, pegawai KUA, serta siswa-siswi terpilih dari MTsN 1 Lampung Selatan dan MAN 1 Lampung Selatan. Partisipasi juga diperluas melalui jaringan daring yang diikuti perwakilan KUA, pondok pesantren, dan madrasah se-Lampung Selatan.
Pada momen pembukaan, seluruh peserta mengikuti tadarus serentak dengan pembagian satu juz Al-Qur’an kepada masing-masing peserta. Bacaan yang terangkai secara kolektif menjadi simbol dimulainya gerakan besar yang menargetkan 5.000 kali khatam selama bulan Ramadhan. Selanjutnya, setiap aparatur dan peserta di bawah naungan Kemenag Lampung Selatan didorong untuk mengkhatamkan Al-Qur’an minimal satu kali secara mandiri, yang kemudian diakumulasi sebagai bagian dari capaian bersama.
Ichwan Nurutdin Machruf, S.A.N., guru MTsN 1 Lampung Selatan yang mendampingi siswa, menekankan bahwa gerakan ini bukan semata persoalan angka. “Untuk seluruh peserta, khususnya anak-anakku dari MTsN 1, semoga semangat membaca dan belajar Al-Qur’an ini terus menyala. Yang paling penting adalah bagaimana kita berusaha menanamkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ke dalam akhlak kita sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga berharap agar program tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial Ramadhan. “Pesan saya untuk panitia, jadikan kegiatan luar biasa ini sebagai program yang berkelanjutan. Ini adalah kegiatan yang sangat positif, sehingga di luar bulan Ramadhan pun kebiasaan bertadarus bersama seperti ini tetap harus diagendakan,” tambahnya.
Kepala MTsN 1 Lampung Selatan, Abdurahman, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif Kemenag tersebut. Ia menginstruksikan seluruh keluarga besar madrasah untuk mengambil peran aktif. “Program Lampung Selatan Bertadarus ini sangat sejalan dengan visi madrasah kita untuk mencetak generasi Qur’ani. Saya menghimbau seluruh dewan guru, staf, dan peserta didik MTsN 1 Lamsel untuk menjadikan target satu kali khatam ini sebagai motivasi pribadi di bulan Ramadhan. Mari kita jadikan madrasah kita sebagai penyumbang khataman terbanyak untuk menyukseskan gerakan 5.000 kali khatam ini,” tegasnya.
Partisipasi MTsN 1 Lampung Selatan dalam gerakan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam membangun budaya literasi Al-Qur’an yang berkelanjutan. Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah ritual, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter, penguatan disiplin spiritual, dan pembiasaan akhlak Qur’ani. Dari madrasah, semangat bertadarus diharapkan terus tumbuh, mengakar, dan memberi cahaya bagi kehidupan sehari-hari. (Septiano/Humas)


