dutacendikia.id, Lampung Selatan – Suasana jalan di sekitar lingkungan madrasah di wilayah Palas tampak berbeda pada Jumat sore, 7 Maret 2026. Sejumlah siswa dari MTsN 2 Lampung Selatan berdiri di tepi jalan sambil membawa paket takjil yang siap dibagikan kepada masyarakat. Menjelang waktu berbuka puasa, mereka menyapa pengendara yang melintas serta warga sekitar dengan senyum ramah dan uluran tangan penuh kepedulian.
Kegiatan berbagi takjil ini menjadi bagian dari rangkaian aktivitas Ramadan yang dilaksanakan oleh siswa madrasah. Paket takjil dibagikan kepada pengendara sepeda motor dan masyarakat yang melintas di sekitar area sekolah. Aksi sederhana tersebut disambut hangat oleh warga yang menerima, terlihat dari raut wajah penuh terima kasih ketika takjil diserahkan langsung oleh para siswa.
Di sepanjang jalan, para siswa bergantian membagikan paket takjil sambil tetap menjaga ketertiban lalu lintas. Beberapa pengendara yang melintas tampak memperlambat kendaraan mereka ketika mengetahui adanya kegiatan berbagi. Interaksi singkat antara siswa dan masyarakat pun menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah aktivitas menjelang berbuka puasa.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi momen berbagi makanan untuk berbuka, tetapi juga sarana pembelajaran bagi siswa dalam menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat, para siswa belajar bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, melainkan juga tentang menghadirkan manfaat bagi sesama.
Selain itu, kegiatan berbagi takjil ini turut mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat sekitar. Kehadiran para siswa yang terlibat langsung dalam aksi sosial tersebut menunjukkan semangat kebersamaan yang menjadi nilai penting dalam pendidikan di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, MTsN 2 Lampung Selatan terus berupaya menanamkan karakter kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada peserta didik. Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh menjadi bagian dari kepribadian siswa, sehingga mereka tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Qurani yang peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. (Septiano/Humas)


