Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / Bukan Sekadar Juara, Siswa MIN 2 Bandar Lampung Buktikan Keseimbangan Ilmu dan Iman

Bukan Sekadar Juara, Siswa MIN 2 Bandar Lampung Buktikan Keseimbangan Ilmu dan Iman

Siswa berprestasi MIN 2 Bandar Lampung berfoto bersama dewan guru usai menerima penghargaan, menandai apresiasi atas capaian di bidang akademik dan tahfidz.

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Halaman MIN 2 Bandar Lampung siang itu tidak sekadar menjadi tempat berkumpul siswa. Di ruang terbuka itu, prestasi dari dua dunia—akademik dan keagamaan—dipertemukan dalam satu momen apresiasi yang disaksikan langsung oleh warga madrasah dan perwakilan pemerintah setempat.

Sorotan pertama tertuju pada Muhammad Shakeel Ghadiansah. Siswa ini berhasil membawa pulang medali perunggu dalam Olimpiade Matematika pada SeAn Olympic Challenge (SOC) 2026 tingkat provinsi. Di tengah persaingan ketat, capaian tersebut menjadi penanda bahwa pembinaan akademik di madrasah mampu menembus arena kompetisi yang lebih luas.

Muhammad Shakeel Ghadiansah menerima penghargaan atas raihan medali perunggu Olimpiade Matematika SOC 2026, disaksikan langsung oleh dewan guru dan siswa.

Abdurrafi Azzam memperlihatkan piagam penghargaan atas prestasinya sebagai Juara 1 Lomba Hafidz Qur’an dan Juara 3 Lomba Tahfidz, menjadi representasi pembinaan karakter Qurani di MIN 2 Bandar Lampung.

Pada sisi lain, Abdurrafi Azzam tampil dengan capaian yang tidak kalah kuat. Ia meraih Juara 1 Lomba Hafidz Qur’an dalam kegiatan Ramadhan Vaganza yang diselenggarakan oleh Ramayana Ciplaz Lampung bekerja sama dengan Yayasan Darul Qiro’ah. Prestasinya berlanjut dengan perolehan Juara 3 Lomba Tahfidz dalam Festival Ramadhan 2026 yang digelar oleh Baitul Jannah Islamic School.

Penghargaan kepada para siswa diserahkan langsung di lingkungan madrasah, disaksikan oleh Lurah Kupang Kota bersama dewan guru. Momen ini menjadi penegasan bahwa capaian siswa tidak berdiri sendiri, melainkan tumbuh dari ekosistem pendidikan yang melibatkan dukungan sekolah dan lingkungan.

Suasana penyerahan penghargaan berlangsung hangat. Para siswa yang menyaksikan tampak antusias, memberi tepuk tangan saat nama-nama peraih prestasi diumumkan. Di barisan guru, ekspresi bangga terlihat jelas, mencerminkan proses panjang yang telah dilalui dalam membina kemampuan akademik sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan.

Tarisa Airia Dzie Izza Harumkan MTsN 2 Bandar Lampung, Diterima di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Pihak madrasah memberikan apresiasi berupa piagam, trofi, serta voucher sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras siswa. Lebih dari itu, penghargaan ini dimaksudkan sebagai pemantik semangat bagi siswa lain agar terus berusaha dan berani mengambil ruang dalam berbagai ajang kompetisi.

Piagam dan sertifikat prestasi yang diraih siswa MIN 2 Bandar Lampung dalam berbagai ajang kompetisi, mulai dari olimpiade matematika hingga lomba tahfidz Ramadhan 2026.

Piagam dan sertifikat prestasi yang diraih siswa MIN 2 Bandar Lampung dalam berbagai ajang kompetisi, mulai dari olimpiade matematika hingga lomba tahfidz Ramadhan 2026.

Apa yang ditampilkan siswa MIN 2 Bandar Lampung dalam momen ini bukan sekadar daftar juara. Ada pesan yang lebih dalam: madrasah mampu merawat keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual. Dari angka-angka matematika hingga ayat-ayat Al-Qur’an, keduanya tumbuh dalam satu ruang pendidikan yang sama—membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter. (Septiano/Humas)

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement