dutacendikia.id, Bandar Lampung – Aktivitas akademik di MIN 5 Bandar Lampung tampak berjalan dinamis pada hari ini. Di satu sisi, dewan guru dan tenaga kependidikan menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, sementara di sisi lain siswa kelas VI menunjukkan keterampilan mereka melalui praktik mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP).
Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang pertemuan tersebut menjadi forum penting dalam menyelaraskan langkah madrasah. Beberapa agenda strategis dibahas, mulai dari evaluasi pelaksanaan Penerimaan Murid Baru, hingga persiapan Ujian Madrasah bagi siswa kelas VI yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 11 Mei 2026. Selain itu, persiapan Asesmen Sumatif Akhir Semester genap untuk siswa kelas I hingga V turut menjadi perhatian utama, termasuk penguatan program-program madrasah lainnya.

Rapat koordinasi dewan guru dan staf MIN 5 Bandar Lampung membahas evaluasi dan persiapan agenda akademik mendatang.
Suasana rapat berlangsung serius namun tetap komunikatif. Para guru aktif memberikan masukan berdasarkan pengalaman di lapangan, sementara pimpinan rapat mengarahkan pembahasan agar tetap fokus pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Kesepahaman yang terbangun dalam forum ini menjadi landasan penting bagi kelancaran agenda akademik yang akan datang.
Sementara itu, di ruang berbeda, siswa kelas VI terlibat dalam kegiatan praktik SBDP dengan tema kreasi penyajian menu “Empat Sehat Lima Sempurna”. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelompok, di mana setiap kelas dibagi menjadi empat tim. Masing-masing kelompok menyiapkan hidangan dengan memperhatikan komposisi gizi, teknik pengolahan, hingga estetika penyajian.

Kepala madrasah bersama dewan guru menilai hasil kreasi menu sehat karya siswa kelas VI dalam praktik SBDP.
Meja-meja praktik dipenuhi beragam olahan makanan yang tertata rapi. Siswa terlihat membagi peran, ada yang menyiapkan bahan, mengolah, hingga menata hidangan. Proses ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan sikap tanggung jawab dan kerja sama di antara anggota kelompok.
Penilaian dilakukan langsung oleh Kepala Madrasah, Hj. Fakihah, bersama dewan guru. Aspek yang dinilai meliputi cita rasa, kebersihan, kreativitas penyajian, kerja sama tim, serta kesesuaian gizi dengan konsep menu sehat. Interaksi antara guru dan siswa dalam proses penilaian berlangsung hangat, sekaligus menjadi ruang pembelajaran yang bermakna.
Kegiatan yang berlangsung secara bersamaan ini mencerminkan keseimbangan antara penguatan manajemen madrasah dan pengembangan kompetensi siswa. Di tengah persiapan agenda akademik yang padat, MIN 5 Bandar Lampung tetap memberi ruang bagi pembelajaran kontekstual yang membentuk keterampilan hidup.
Melalui sinergi tersebut, madrasah tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kolaborasi, dan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang berkarakter, terampil, dan berlandaskan nilai-nilai Qurani. (Septiano/Humas)


