Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / Arabic Club MIN 1 Bandar Lampung Jadi Wadah Penguatan Kompetensi Bahasa Arab dan Prestasi Siswa

Arabic Club MIN 1 Bandar Lampung Jadi Wadah Penguatan Kompetensi Bahasa Arab dan Prestasi Siswa

Arabic Club menjadi salah satu program pengembangan diri MIN 1 Bandar Lampung yang memfasilitasi siswa mengasah keterampilan bahasa Arab sekaligus mempersiapkan diri mengikuti berbagai ajang kompetisi.

dutacendikia.id, Bandar Lampung – MIN 1 Bandar Lampung terus memperkuat program pengembangan diri peserta didik melalui penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler Arabic Club. Program yang mulai dilaksanakan pada awal Tahun Pelajaran 2026/2027 ini menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk memperdalam kemampuan bahasa Arab di luar jam pembelajaran reguler. Kegiatan perdana berlangsung pada Senin (27/7/2026) dan diikuti peserta didik dari kelas III hingga kelas VI.

Pelaksanaan Arabic Club mengacu pada Surat Keputusan Kepala MIN 1 Bandar Lampung Nomor 379 Tahun 2026 tentang Pengaturan Beban Kerja dan Pengembangan Diri yang ditetapkan pada 13 Juli 2026. Kehadiran program tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik maupun keterampilan yang mendukung prestasi.

Peserta Arabic Club mengikuti pembelajaran bahasa Arab di kelas dengan penuh antusias. Kegiatan dirancang interaktif untuk melatih kemampuan berbahasa secara aktif.

Dalam pelaksanaannya, siswa memperoleh materi yang melengkapi pembelajaran bahasa Arab di kelas. Pembinaan difokuskan pada empat keterampilan berbahasa, yaitu Al-Istimā’ (menyimak), Al-Kalām (berbicara), Al-Qirā’ah (membaca), dan Al-Kitābah (menulis). Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan seni khat atau kaligrafi, latihan menulis menggunakan media kaca, hingga pembelajaran membaca kitab Perukunan Melayu Besar sebagai bagian dari pengayaan literasi keislaman.

Pembina Arabic Club, Alwin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada siswa. “Memberikan pelajaran tambahan yang tidak didapatkan pada jam pelajaran sekolah sehingga peserta didik dapat menguasai Al-Istimā’, Al-Kalām, Al-Qirā’ah, Al-Kitābah, serta mempelajari seni khat, menulis menggunakan media kaca, dan membaca Buku Perukunan Melayu Besar yang dapat diperoleh di Arabic Club MIN 1 Bandar Lampung,” jelasnya.

Siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan latihan bahasa Arab. Metode kolaboratif diterapkan guna meningkatkan kemampuan berpikir, berdiskusi, dan berkomunikasi.

Menurut Alwin, pembinaan tersebut juga diarahkan untuk mempersiapkan siswa menghadapi berbagai kompetisi di bidang bahasa Arab. “Kami ingin mengoptimalkan pengembangan diri peserta didik melalui Arabic Club agar mereka siap mengikuti berbagai kegiatan di luar sekolah, termasuk Olimpiade Bahasa Arab dan perlombaan lainnya,” tambahnya.

Petugas Kelas VI B Tampilkan Disiplin, Upacara Bendera Berlangsung Khidmat di MIN 9 Bandar Lampung

Kepala MIN 1 Bandar Lampung, Hizbuddin Burmelli, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler menjadi sarana penting dalam memperkaya pengalaman belajar siswa sekaligus mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki sejak dini. “Selaku kepala madrasah, kami mendukung kegiatan pengembangan diri berupa ekstrakurikuler Arabic Club yang memberikan pengalaman dan pelajaran tambahan di luar jam sekolah bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan kegiatan ekstrakurikuler sejalan dengan visi MIN 1 Bandar Lampung untuk mewujudkan peserta didik yang cerdas, inovatif, berprestasi, dan Islami. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, madrasah berharap setiap siswa memiliki ruang untuk mengembangkan potensinya secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Komitmen menghadirkan program pengembangan diri seperti Arabic Club menjadi wujud nyata ikhtiar MIN 1 Bandar Lampung dalam membangun ekosistem pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Dengan penguatan kompetensi bahasa Arab yang dipadukan dengan pembinaan karakter Islami, madrasah optimistis dapat melahirkan generasi yang berakhlak Qurani, percaya diri, disiplin, serta mampu berprestasi di berbagai ajang hingga tingkat yang lebih tinggi. (Septiano/Humas)

 

Kakanwil Kemenag Lampung Tekankan Pendidikan Karakter dalam Bedah Capaian Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement