dutacendikia.id, Bandar Lampung –
Madrasah Ibtidaiyah Negeri 9 Bandar Lampung menggelar rangkaian Ujian Praktik bagi siswa kelas VI sebagai bagian dari proses akhir pembelajaran tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 27–29 April 2026, dan menjadi salah satu syarat kelulusan bagi peserta didik.
Sejak pagi, suasana madrasah tampak lebih dinamis dari biasanya. Siswa hadir dengan kesiapan penuh, mengikuti setiap tahapan ujian secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pelaksanaan dilakukan secara tertib di bawah pengawasan langsung guru penguji dari masing-masing mata pelajaran.
Materi yang diujikan mencakup Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Fikih, serta Pendidikan Jasmani. Pada praktik BTQ, siswa diuji kemampuan membaca Al-Qur’an dengan memperhatikan kelancaran, ketepatan tajwid, serta kejelasan makharijul huruf. Selain itu, keterampilan menulis ayat Al-Qur’an juga menjadi bagian penting dalam penilaian.
Sementara pada mata pelajaran Fikih, siswa memperagakan praktik ibadah, mulai dari tata cara berwudhu hingga pelaksanaan salat dengan gerakan dan bacaan yang benar. Setiap tahapan dinilai secara langsung oleh guru untuk memastikan pemahaman siswa tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, ujian difokuskan pada aspek kebugaran fisik melalui serangkaian tes, seperti sit up dan lari. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur daya tahan tubuh serta kesiapan jasmani siswa sebagai bagian dari pendidikan yang menyeluruh.
Pelaksanaan ujian praktik berlangsung secara bertahap dalam beberapa sesi guna memastikan seluruh siswa memperoleh kesempatan yang sama dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pengaturan ini juga mendukung suasana ujian yang kondusif, sehingga setiap peserta dapat mengikuti proses dengan optimal.
Secara umum, rangkaian ujian praktik berjalan lancar dan tertib. Kegiatan ini menjadi penanda awal dimulainya tahapan Ujian Madrasah bagi siswa kelas VI, sekaligus cerminan dari proses pembelajaran yang telah dilalui selama menempuh pendidikan di madrasah.
Melalui ujian praktik ini, madrasah menegaskan komitmennya dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, kedisiplinan, serta karakter religius yang kuat sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (Septiano/Humas)


