dutacendikia.id, Bandar Lampung – Hari pertama pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) di MIN 1 Bandar Lampung diwarnai suasana hangat dan tertib. Sejak pagi, ruang-ruang kelas telah disiapkan untuk menyambut calon peserta didik yang mengikuti rangkaian tes observasi, Senin (06/04/2026).
Kegiatan observasi difokuskan pada pengenalan kemampuan dasar anak, meliputi membaca, menulis, dan berhitung (calistung), serta kemampuan membaca huruf hijaiyah. Para guru tampak mendampingi setiap anak dengan pendekatan yang komunikatif, menciptakan suasana yang tidak menegangkan agar potensi alami siswa dapat terlihat secara utuh.

Salah satu calon siswa mengikuti tes observasi dengan pendekatan edukatif dan suasana yang ramah anak.
Di sejumlah sudut kelas, proses penilaian berlangsung variatif. Ada yang berbentuk lembar kerja sederhana, ada pula yang dikemas dalam bentuk permainan edukatif. Pendekatan ini memberi ruang bagi anak untuk menunjukkan kemampuan sekaligus karakter, mulai dari keberanian, kemandirian, hingga cara berinteraksi.
Pada saat yang sama, orang tua atau wali murid turut terlibat dalam sesi observasi. Mereka mengikuti wawancara singkat bersama guru guna menggali informasi terkait kebiasaan belajar anak, pola asuh, serta kesiapan keluarga dalam mendampingi proses pendidikan. Interaksi ini berlangsung cair, mencerminkan komunikasi dua arah yang saling terbuka.

Kepala madrasah memantau langsung pelaksanaan tes observasi calon siswa di ruang kelas MIN 1 Bandar Lampung.
Kepala MIN 1 Bandar Lampung, Hizbuddin Burmelli, S.Pd., M.M., terlihat meninjau langsung jalannya kegiatan dari satu ruang ke ruang lainnya. Ia menegaskan bahwa keterlibatan orang tua bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari proses pendidikan yang berkelanjutan.
“Kami berharap adanya sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua, sehingga dapat bersama-sama mendukung siswa dalam meraih prestasi terbaik, baik di bidang akademik maupun karakter,” ujarnya.
Pelaksanaan observasi di hari pertama ini menjadi langkah awal dalam memetakan kesiapan calon peserta didik secara menyeluruh. Bukan semata menilai kemampuan akademik, tetapi juga memahami latar belakang dan kebutuhan belajar anak sejak dini.
Melalui proses ini, MIN 1 Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Sinergi antara madrasah dan keluarga diharapkan menjadi fondasi kuat dalam melahirkan generasi yang berakhlak, mandiri, dan berprestasi. (Septiano/Humas)


