dutacendikia.id, Bandar Lampung – Siswa kelas 3A MIN 1 Bandar Lampung mendapat kesempatan menjadi petugas upacara penurunan bendera di halaman madrasah, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan kedisiplinan sekaligus melatih keberanian dan tanggung jawab siswa dalam menjalankan tugas.
Upacara diikuti oleh dewan guru dan staf MIN 1 Bandar Lampung. Sejumlah siswa kelas 3A tampak menjalankan peran masing-masing dengan tertib, sementara peserta upacara mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khidmat.
Wali Kelas 3A, Alwin, mengatakan para siswa telah melakukan latihan sebelum mendapat tugas dalam upacara. Persiapan tersebut dilakukan agar siswa memahami tugas yang diberikan dan mampu melaksanakannya dengan baik.
“Kita sudah melakukan latihan upacara penurunan bendera untuk kelas 3A ini dengan tujuan anak-anak sudah terlatih melaksanakan tugas,” ujar Alwin.
Pembina upacara, Fathul Qorib, dalam amanatnya menekankan bahwa kegiatan upacara memiliki nilai penting dalam pembentukan sikap disiplin. Menurutnya, kedisiplinan perlu dibiasakan sejak usia sekolah karena berkaitan dengan tanggung jawab siswa dalam menjalankan setiap tugas.
“Upacara ini bagian penting bagi anak-anak untuk melatih kedisiplinan. Di sinilah kita belajar hakikat disiplin karena anak-anak yang memiliki disiplin akan meraih kesuksesan di masa akan datang,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala MIN 1 Bandar Lampung, Hizbuddin Burmelli, kepada siswa kelas 3A yang telah menjalankan tugas sebagai petugas upacara. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa, khususnya dalam membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab.
“Bapak sangat bangga dan memberi apresiasi kepada anak-anak kelas 3A yang menjadi petugas upacara. Mudah-mudahan upacara yang kita laksanakan ini mendidik kita lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” ungkap Hizbuddin.
Pelaksanaan upacara penurunan bendera menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi siswa MIN 1 Bandar Lampung untuk mengenal tanggung jawab melalui pengalaman langsung. Dari tugas sederhana yang dilakukan secara tertib, siswa dibiasakan memahami arti kedisiplinan, kerja sama, keberanian, dan tanggung jawab.
Pembiasaan tersebut sejalan dengan proses pendidikan di madrasah yang tidak berhenti pada pencapaian akademik. Sikap disiplin dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik yang cerdas, inovatif, berprestasi, serta memiliki karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari. (Septiano/Humas)


