dutacendikia.id, Bandar Lampung – Semangat kemerdekaan tidak hanya bergema dalam perayaan formal, tetapi juga memancar dari lapangan futsal dan tatami karate. Siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung membuktikannya dengan meraih sejumlah medali emas dan perak dalam dua kompetisi bergengsi yang diselenggarakan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-81. Prestasi gemilang ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdisiplin dan bersemangat dalam setiap aspek kehidupan.
Kompetisi dimulai dari gelanggang karate pada 23 Agustus 2026 melalui Kejuaraan Karate Antar Dojo Shokaido Lampung. Dari arena tatami yang menantang itu, MIN 2 Bandar Lampung berhasil menorehkan prestasi dengan Nayna Sarah meraih Juara 1 kategori Festival Kumite -25 Kg Usia Dini Putri. Kesuksesan Nayna bukan kebetulan semata—ia telah melalui persiapan matang dengan latihan intensif bersama pembina karate madrasah. Selain Nayna, dua siswa lainnya juga berhasil meraih medali perak: Ghazala Khansa W. di kategori Kumite +35 Kg Pra Pemula Putri, dan Kenzo David dari kelas 6 Abdurrahman bin Auf. Ketiga atlet ini mewakili dedikasi MIN 2 dalam mengasah kemampuan motorik dan mental siswa melalui olahraga beladiri.

Nayna Sarah

ghazala khansa

kenzo david
Dua hari kemudian, tepatnya 25 Agustus 2026, giliran lapangan futsal menjadi saksi kesuksesan siswa MIN 2. Tournament Futsal Competition FOYU Kemerdekaan menjadi ajang di mana tim futsal madrasah menampilkan performa yang memukau. Dalam kategori U-12, tim berhasil meraih dua medali sekaligus—Juara 1 dan Juara 3—dengan susunan pemain yang mencakup Gavin, Kenzo, Rasqa, Hafiz, Gibran Zain, dan Kafie. Tidak berhenti di sana, di kategori U-11 yang lebih kompetitif, MIN 2 Bandar Lampung meraih tiga posisi: Juara 1, Juara 2, dan Juara 3 dengan keterlibatan 18 pemain dari sekolah ini. Sementara itu, di kategori U-9, tim futsal termuda madrasah meraih gelar Juara 1 dengan pencetak gol terbaik bernama Gavin yang menjadi Top Score dalam turnamen.

Aidan – Peraih Penghargaan Best Player

Gavin – Peraih Top Score

Azka – Peraih Penghargaan Best Kiper
Pencapaian ini tidak terlepas dari performa individu cemerlang beberapa pemain. Aidan terpilih sebagai Best Player dalam kompetisi, sementara Azka Mawardi Walidi dinobatkan sebagai Best Kiper atas penampilan gemilangnya menghalau bola di area pertahanan. Setiap penghargaan yang diterima adalah manifestasi dari komitmen siswa-siswi MIN 2 Bandar Lampung untuk tidak hanya sekadar bermain, melainkan memahami nilai-nilai sportivitas, kerja sama tim, dan dedikasi dalam mencapai tujuan bersama.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Bandar Lampung, H. Untung Pribadi, M.Pd.I., menyambut prestasi ini dengan antusiasme tinggi. “Prestasi yang diraih siswa-siswi kita di bidang olahraga ini membuktikan bahwa MIN 2 Bandar Lampung tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan holistik. Setiap medali yang mereka bawa pulang adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah yang kami tanamkan setiap hari,” ujar Untung Pribadi dalam wawancara singkat usai penyerahan penghargaan.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa prestasi siswa mencerminkan visi madrasah untuk membentuk generasi yang Qurani, berdisiplin, dan berprestasi. “Kami percaya bahwa olahraga adalah salah satu medium terbaik untuk melatih karakter anak. Di lapangan futsal atau tatami karate, mereka belajar tentang kemenangan dan kekalahan, kerja sama dan kompetisi sehat, serta pentingnya menghormati lawan. Nilai-nilai ini adalah fondasi yang akan membuat mereka sukses di masa depan,” tambah beliau dengan yakin.
Para siswa MIN 2 Bandar Lampung yang meraih prestasi ini kembali ke sekolah dengan hati yang meledak kebanggaan, namun tetap terjaga kerendahan hatinya. Mereka memahami bahwa setiap medali adalah tanggung jawab untuk terus berprestasi, belajar lebih baik, dan menjadi teladan bagi teman-teman sekelas. Kompetisi di bulan Agustus ini menjadi momentum berharga dalam perjalanan panjang mereka sebagai pelajar yang tidak hanya mencari nilai akademik, tetapi juga mengejar keunggulan dalam setiap aspek kehidupan—sesuai dengan nilai-nilai yang dipancarkan dari MIN 2 Bandar Lampung. (Septiano/Humas)


