Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / MIN 5 Bandar Lampung Padukan Ketelitian Guru dan Ekspresi Siswa

MIN 5 Bandar Lampung Padukan Ketelitian Guru dan Ekspresi Siswa

Siswa kelas VI menampilkan senam kreasi dengan kostum seragam di halaman madrasah.

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana berbeda terlihat di MIN 5 Bandar Lampung pada Rabu (29/4/2026). Di dalam ruang kelas, para guru terlibat dalam pembahasan serius menyempurnakan perangkat Ujian Madrasah. Sementara di halaman, siswa kelas VI menampilkan gerak senam kreasi dengan penuh semangat. Dua aktivitas ini berlangsung beriringan, menggambarkan denyut pembelajaran yang utuh di madrasah.

Kegiatan validasi soal Ujian Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026 dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Forum ini menghadirkan pengawas pembina, kepala madrasah, panitia ujian, serta guru mata pelajaran kelas VI. Seluruh peserta duduk bersama, membuka lembar demi lembar soal untuk memastikan tidak ada bagian yang luput dari perhatian.

Pengawas pembina memimpin proses validasi soal bersama kepala madrasah dan guru di ruang kelas MIN 5 Bandar Lampung.

Diskusi intens para guru saat menelaah butir soal, bahasa, dan kesesuaian kisi-kisi Ujian Madrasah.

Fokus pembahasan tidak hanya pada isi materi, tetapi juga menyentuh aspek teknis yang kerap menjadi penentu kualitas soal. Kisi-kisi ditelaah ulang, butir soal diperiksa kesesuaiannya, bahasa disederhanakan agar tidak menimbulkan tafsir ganda, hingga kunci jawaban dan rubrik penilaian dicocokkan dengan indikator kompetensi. Setiap masukan dicatat, setiap kekeliruan langsung diperbaiki.

Kepala madrasah, Hj. Fakihah, S.Ag., M.M.Pd., tampak mengikuti jalannya diskusi dengan saksama. Bersama pengawas pembina, Jumiyanti, M.Pd., ia memastikan proses berjalan tertib dan terarah. Keterlibatan semua unsur ini menjadi bagian dari ikhtiar menjaga mutu penilaian agar benar-benar mencerminkan capaian belajar siswa.

Di saat yang sama, halaman madrasah berubah menjadi ruang ekspresi bagi siswa. Kelompok-kelompok senam kreasi tampil bergantian, masing-masing membawa konsep gerak dan kekompakan yang telah mereka latih. Irama, formasi, dan kostum yang dikenakan menunjukkan keseriusan mereka dalam menyiapkan penampilan.

MIN 9 Bandar Lampung Gelar Rangkaian Ujian Praktik Penjas bagi Siswa Kelas VI

Formasi atraktif dan kekompakan siswa menjadi bagian dari penilaian praktik PJOK.

Penilaian praktik tersebut dipandu langsung oleh guru PJOK kelas VI, Manis Setyaningrum. Setiap kelompok dinilai berdasarkan kekompakan, kreativitas gerak, serta ketepatan ritme. Sorak sorai teman-teman yang menyaksikan menambah semarak suasana, sekaligus menjadi penyemangat bagi para peserta yang tampil.

Pemandangan dua kegiatan yang berlangsung bersamaan ini memperlihatkan keseimbangan yang dijaga madrasah. Di satu sisi, guru memastikan perangkat evaluasi tersusun rapi dan terukur. Di sisi lain, siswa diberi ruang untuk menunjukkan kemampuan praktik yang menuntut kerja sama dan kepercayaan diri.

Langkah ini menegaskan komitmen MIN 5 Bandar Lampung dalam menghadirkan pendidikan yang tidak semata berorientasi pada hasil ujian, tetapi juga proses pembentukan karakter. Ketelitian, disiplin, dan tanggung jawab tumbuh di ruang validasi, sementara keberanian dan kreativitas terasah di halaman madrasah—keduanya menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang berilmu dan berakhlak. (Septiano/Humas)

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement