dutacendikia.id, Bandar Lampung – Kepala MIN 9 Bandar Lampung bersama lima orang tim IT menghadiri kegiatan peluncuran aplikasi PMB-M (Penerimaan Murid Baru Madrasah) terpadu tingkat MIN se-Kota Bandar Lampung. Kegiatan berlangsung di Aula Saibatin, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, sebagai bagian dari langkah strategis penguatan layanan pendidikan berbasis digital.
Kehadiran MIN 9 Bandar Lampung dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen madrasah dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam sistem penerimaan peserta didik baru yang lebih modern, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat. Bersama perwakilan madrasah lainnya, tim dari MIN 9 turut menyimak pemaparan teknis serta implementasi aplikasi yang akan digunakan secara terpadu.
Aplikasi PMB-M dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah melalui sistem penerimaan murid baru yang lebih transparan dan akuntabel. Dengan memanfaatkan teknologi digital, proses seleksi dan administrasi diharapkan dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta memberikan kemudahan bagi calon peserta didik dan orang tua dalam mengakses informasi.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., menegaskan bahwa keikutsertaan madrasah dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya adaptasi terhadap tuntutan zaman. Ia menilai penerapan sistem digital dalam penerimaan murid baru merupakan langkah penting dalam meningkatkan mutu layanan publik di lingkungan madrasah.
Selain itu, kehadiran lima tim IT dari MIN 9 Bandar Lampung menjadi penguatan internal dalam memastikan kesiapan teknis pelaksanaan PMB-M di tingkat satuan pendidikan. Tim ini diharapkan mampu mengawal implementasi aplikasi secara optimal, sekaligus menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat selama proses pendaftaran berlangsung.
Melalui kegiatan ini, MIN 9 Bandar Lampung semakin meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang responsif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengesampingkan nilai-nilai pendidikan karakter. Penerapan sistem digital yang transparan dan akuntabel menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berkarakter Qurani. (Septiano/Humas)


