dutacendikia.id, Bandar Lampung – Suasana berbeda tampak di halaman MIN 9 Bandar Lampung pada Selasa (2/3/2026). Ratusan siswa mengikuti kegiatan Roadshow Literasi Spesial Ramadan 1447 H yang menghadirkan pendongeng nasional Kak Danang dan Odi. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan budaya literasi yang dikemas secara menarik melalui dongeng inspiratif bernuansa Ramadan.
Sejak pagi hari, para siswa telah berkumpul dengan tertib untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka tampak antusias menyimak setiap cerita yang disampaikan. Metode dongeng yang komunikatif membuat suasana semakin hidup, diselingi tawa dan interaksi langsung antara pendongeng dan para siswa.
Kegiatan roadshow literasi ini diikuti oleh seluruh siswa MIN 9 Bandar Lampung. Melalui cerita yang disampaikan, siswa diajak memahami nilai-nilai kebaikan, kejujuran, serta semangat belajar yang sejalan dengan pembentukan karakter selama bulan suci Ramadan.
Selain menghadirkan hiburan edukatif, kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan minat baca siswa. Dongeng yang disampaikan tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Para siswa tampak larut dalam alur cerita yang disampaikan dengan ekspresif dan penuh semangat.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya penguatan literasi di lingkungan madrasah. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para siswa.
Melalui kegiatan Roadshow Literasi Spesial Ramadan ini, MIN 9 Bandar Lampung terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan inspiratif. Literasi tidak hanya dikenalkan melalui buku, tetapi juga melalui pengalaman mendengar, memahami, dan mengambil hikmah dari setiap cerita yang disampaikan.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap literasi sekaligus memperkuat karakter religius. Semangat belajar yang ditanamkan sejak dini menjadi bekal penting bagi siswa untuk tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berakhlak, dan berwawasan luas. (Septiano/Humas)


