dutacendikia.id, Bandar Lampung – Pelaksanaan upacara pengibaran bendera di MIN 9 Bandar Lampung, Senin (26/1/2026), berlangsung khidmat dan tertib. Kegiatan rutin yang digelar di halaman madrasah tersebut menjadi sarana penguatan nilai Cinta Tanah Air sebagaimana tertuang dalam pengamalan Kurikulum Cinta yang diterapkan di lingkungan madrasah.
Sejak pagi hari, seluruh siswa, dewan guru, dan staf telah berkumpul mengikuti rangkaian upacara. Nuansa kebangsaan terasa kuat ketika Sang Merah Putih dikibarkan dengan iringan lagu Indonesia Raya, diikuti sikap sempurna seluruh peserta upacara. Kehadiran guru dan tenaga kependidikan dalam barisan peserta mencerminkan keteladanan nyata bagi para siswa.
Petugas upacara yang berasal dari kelas IV A menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Mulai dari pengibar bendera, pembaca teks Pancasila, hingga pembaca doa, seluruh rangkaian tugas dilaksanakan secara terkoordinasi dan disiplin. Keterlibatan siswa sebagai petugas menjadi ruang pembelajaran karakter, khususnya dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab kolektif.
Kepala MIN 9 Bandar Lampung, Evi Linawati, S.Ag., M.M.Pd., menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dari pendidikan karakter di madrasah. Melalui upacara, siswa diajak mengenal, menghargai, dan mencintai simbol-simbol negara sebagai identitas bangsa.
“Nilai Cinta Tanah Air harus ditanamkan sejak dini. Upacara bendera menjadi media efektif untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, disiplin, dan kebersamaan, sejalan dengan semangat Kurikulum Cinta yang kami laksanakan di madrasah,” ujar Evi Linawati.
Selama upacara berlangsung, suasana tertib dan penuh kesungguhan tampak dari sikap para siswa. Barisan rapi dan perhatian yang terjaga menunjukkan bahwa nilai kedisiplinan terus diinternalisasikan dalam setiap kegiatan madrasah. Hal ini menjadi bagian dari proses pembiasaan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, MIN 9 Bandar Lampung meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter religius dan nasionalis. Penanaman nilai Cinta Tanah Air diharapkan membentuk generasi madrasah yang berakhlak, disiplin, serta siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.(Septiano/Humas)


