Agama Pendidikan Sekolah
Beranda / Sekolah / Tiga Siswa MIN 1 Bandar Lampung Ukir Prestasi di Ajang Taekwondo dan Karate

Tiga Siswa MIN 1 Bandar Lampung Ukir Prestasi di Ajang Taekwondo dan Karate

dutacendikia.id, Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MIN 1 Bandar Lampung melalui cabang olahraga bela diri. Tiga siswa madrasah berhasil meraih prestasi pada kategori taekwondo dan karate, menunjukkan keberanian, ketekunan, serta kemampuan yang mereka kembangkan melalui proses latihan.

Prestasi tersebut diraih oleh Surya Oktavia Jasmine yang berhasil meraih Juara II Taekwondo kategori Speed Target. Capaian tersebut menjadi bukti kemampuan siswa dalam mengasah kecepatan, ketepatan, dan konsistensi selama mengikuti pertandingan.

Prestasi lainnya datang dari Najma Hatsumi yang meraih Juara I Taekwondo kategori Kyorugi. Kyorugi merupakan nomor pertandingan yang menuntut kemampuan teknik, ketangkasan, penguasaan strategi, sekaligus keberanian dalam menghadapi lawan.

Sementara itu, Muhammad Akbar Ibrahim berhasil meraih Juara I Karate kategori Kata. Prestasi tersebut melengkapi torehan positif siswa MIN 1 Bandar Lampung di bidang olahraga bela diri.

Kepala MIN 1 Bandar Lampung, Hizbuddin Burmelli, S.Pd., M.M., turut mendampingi dan mengapresiasi capaian para siswa. Kehadiran kepala madrasah bersama siswa berprestasi menjadi bagian dari dukungan madrasah terhadap pengembangan potensi peserta didik, termasuk melalui jalur olahraga.

Upacara Senin di MIN 9 Bandar Lampung, Siswa Dilatih Tumbuhkan Jiwa Patriotisme

Bagi madrasah, prestasi tersebut menjadi bagian penting dari proses pendidikan yang memberi ruang kepada siswa untuk berkembang sesuai minat dan kemampuannya. Olahraga bela diri mengajarkan lebih dari sekadar teknik pertandingan; di dalamnya terdapat latihan kedisiplinan, keberanian, konsentrasi, pengendalian diri, serta sikap sportif.

Capaian Surya, Najma, dan Muhammad Akbar sekaligus memperlihatkan bahwa lingkungan madrasah dapat menjadi ruang tumbuh bagi beragam talenta siswa. Prestasi akademik dan nonakademik berjalan beriringan ketika peserta didik memperoleh kesempatan untuk berlatih, berkompetisi, dan belajar dari setiap proses yang dilalui.

Torehan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk terus mengenali dan mengembangkan potensi masing-masing. Dengan karakter yang disiplin, keberanian untuk berproses, serta nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan di madrasah, setiap prestasi dapat menjadi bagian dari perjalanan membentuk generasi yang berkarakter, percaya diri, dan mampu memberikan kebanggaan bagi madrasah.(Septiano/Humas)

Berita Populer






× Advertisement
× Advertisement